Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Kamis, 05 April 2012

IHSG OUTLOOK 5 APRIL 2012

IHSG :


OUTLOOK US & GLOBAL 5 APRIL 2012


• Bursa saham global anjlok lebih dari 1 persen dan emas turun ke level terendahnya yang mendekati tiga bulan Rabu lalu sehari setelah meeting minutes bank sentral AS yang mendorong harapan untuk stimulus ekonomi dan karena lelang obligasi Spanyol yang anjlok.
• Euro merosot ke level terendah 3‐minggunya terhadap dollar setelah komentar dari Presiden European Central Bank Mario Draghi bahwa outlook perekonomian zona euro mengarah pada resiko penurunan, melepaskan peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter.
• Komentar Draghi berasal dari konferensi berita setelah ECB mengumumkan menahan tingkat suku bunga pada level terendahnya, seperti yang diharapkan.
• MSCI all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> anjlok 1.9 persen, sementara itu tiga indeks utama AS ditutup melemah tajam. Indeks FTSEurofirst 300 dari saham‐saham utama Eropa <.FTEU3> merosot 2 persen untuk ditutup di level 1,050.99.
• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> turun 124.80 poin, atau 0.95 persen, untuk ditutup di level 13,074.75. Indeks Standard & Poor's 500 <.SPX> berkurang 14.42 poin, atau 1.02 persen, ke level 1,398.96. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> anjlok 45.48 poin, atau 1.46 persen, ke level 3,068.09. Itu merupakan pelemahan dua harinya dari the Fed minutes, dengan kebanyakan sektor S&P 500 anjlok. Saham‐saham energi, finansial dan teknologi memimpin pada penurunannya.
• Kebanyakan investor saham kebanyakan terpengaruh selain data yang menunjukkan U.S. employers yang membuat 209.000 pekerjaan sektor swasta pada Maret, naik tipis diatas perkiraan. Laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan (perekonomian) AS sektor jasa anjlok pada bulan Maret
• Euro <EUR=> terakhir diperdagangkan pada level $1.3142, turun 0.7 persen dalam hariannya terhadap dollar. Penurunan harian mencapai level terendahnya $1.3105 yang terjadi sejak 16 Maret.
• Harga obligasi AS mengalami rally karena penurunan pasar saham yang mendorong aksi beli untuk safe‐haven obligasi pemerintah AS. Obligasi bertenor 10‐tahun U.S. Treasury note <US10YT=RR> naik 17/32 pada harganya, dengan yield 2.2322 persen, dibandingkan dengan 2.31 persen Selasa sebelumnya. • Komoditas yang merupakan lindung nilai terhadap inflasi dan dollar‐melemah akibat stimulus moneter, yang turun secara tajam. Juga menekan Brent dan
U.S. crude oil futures dari laporan pemerintah AS yang menunjukkan pasokan crude naik tajam di AS minggu lalu. Brent May crude <LCOK2> merosot $2.52, atau 2.02 persen, untuk di settle ke level $122.34 per barrel, sementara itu U.S. May crude <CLK2> turun $2.54, atau 2.44 persen, untuk di settle ke level $101.47 per barrel.
• Spot emas <XAU=> anjlok 1.5 persen ke level $1,620.85 per ons, yang pada awalnya sempat menyentuh level terendahnya $1,611.80, level terendahnya sejak 10 Jan.
(vaf)

Rabu, 04 April 2012

OUTLOOK US & GLOBAL 4 APRIL 2012


• Bursa saham dunia melemah dan harga emas anjlok 2 persen Selasa lalu karena minutes dari meeting bank sentral AS menunjukkan pembuat kebijakan kemungkinan tidak bersedia untuk meluncurkan paket stimulus ekonomi berikutnya.
• Dollar naik 1 persen terhadap yen, sementara itu safe‐haven bonds anjlok.
• Pembuat kebijakan the Fed, dalam meeting minutes bulan Maret, mencatatkan tanda‐tanda terkini dari tipisnya penguatan pertumbuhan (ekonomi) tetapi masih menyisakan kehati‐hatian dari peningkatan aktivitas ekonomi AS. Minutes memperkirakan hasrat untuk stimulus (ekonomi) via quantitative
easing yang disebut QE3 telah berkurang.
• Indeks MSCI world equity <.MIWD00000PUS> anjlok 0.4 persen, sementara itu benchmark S&P 500 mengalami kinerja harian terburuknya dalam mingguan.
• Didukung kebijakan bank sentral, berkenaan dengan membaiknya data perekonomian membantu indeks S&P 500 naik 30 persen sejak Oktober. Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> merosot 64.94 poin, atau 0.49 persen, untuk ditutup dilevel 13,199.55. Indeks Standard & Poor's 500 <.SPX> anjlok 5.66 poin, atau 0.40 persen, ke level 1,413.38, yang anjlok dari level tertinggi empat tahunnya. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> turun 6.13 poin, atau 0.20 persen, ke level 3,113.57.
• Spot emas <XAU=> merosot 2.1 persen ke level $1,642.06 per ons. Emas saat ini anjlok dibawah level akhir Januari lalu, ketika the Fed mengatakan akan mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol hingga sekurang‐kurangnya akhir 2014 dan investor mempercayai itu menjadi lebih menenangkan.
• Stimulus the Fed akan sama saja dengan mencetak uang (dengan the Fed melakukan pembelian lebih banyak lagi obligasi), dan berkurangnya ekspektasi dari QE3 yang mendorong kenaikan dollar terhadap yen.
• Dollar terakhir diperdagangkan pada level 82.94, yang naik 1.1 persen, terhadap yen, recover dari level terendahnya 81.54 yen.
• Dalam pasar obligasi AS, benchmark untuk obligasi yang bertenor 10‐tahun <US10YT=RR> terakhir anjlok 29/32 dalam harganya dengan yield 2.28 persen, yang naik dari sekitar 2.18 persen sebelum rilis minutes.
• Dalam pasar minyak mentah, Brent dan U.S. crude futures juga anjlok dari berita the Fed, dengan Brent May crude <LCOK2> turun 57 sen, atau 0.45 persen, untuk di settle ke level $124.86 per barrel. U.S. crude <CLc1> merosot $1.00 ke level $104.04 per barrel.
(vaf)

Selasa, 03 April 2012


- Ternyata penundaan BBM tidak ada pengaruh negative terhadap IHSG, dan kemarin IHSG mampu ditutup pada level 4166, artinya sekitar 30 points lagi IHSG akan mencapai level tertinggi yang pernah diukir IHSG pada tanggal 2 Agustus 2011 yaitu 4195.
- Pertanyaannya apakah IHSG sanggup break all time new high menembus level 4195 ?
- Jawabannya : Sepanjang Asing tidak melakukan agresif jual dan tetap melakukan “net buy” seperti yang sedang dilakukan beberapa minggu terakhir ini, tentu saja bukan hal yang sulit untuk menembus level4195 tsb.
- Sektor yang banyak mengangkat IHSG terlihat pada table “Perbandingan Harga Saham” diatas adalah sektor properti, sedangkan sektor banking sudah mendekati harga pada sekitar Agustus 2011, sedangkan sektor yang masih sangat tertinggal “jauh” adalah sektor “COAL”.
- Tentu saja untuk mengangkat IHSG menembus level 4195 harus ada saham yang diunggulkan, sector infrastruktur dan property sudah naik tinggi, apakah giliran sector banking? Sedangkan sektor “Coal” biasanya bergerak setelah memasuki semester ke-2.
- Namun tidak kemungkinan juga harga coal akan menunjang kenaikan IHSG mengingat harga minyak dunia yang kembali merangkak naik ke level 105 usd, walaupun masih jauh saham-saham coal kembali ke level tertingginya, katakanlah saham BUMI untuk kembali ke level 3500, dlsb.
- Tidak perlu banyak beranalisa dan menebak-nebak arah market, sepanjang tidak ancaman yang serius, let the profit run sambil memasang traling stop adalah suatu tindakan yang paling bijaksana, karena tidak ada seorang’pun yang bisa menebak arah market 100% secara benar.
- Beberapa saham yang kinerjanya buruk Q4/2011 dibandingkan ekspektasi :
a. BUMI : -19.15% dibandingkan laba tahun 2010.
b. DILD : -60.69%
c. ELSA : -147.41%
d. IPOL : -69.91%
e. JPFA -38.46%
f. BRPT -50.16%
g. GJTL – 17.69%
Silahkan di cek lagi kebenarannya.
- Inflasi yang dikeluarkan BPS kemarin hanya 0.07%, berarti rendah dan bagus buat saham ASII, Banking dan property.
- Kenaikan IHSG sudah 5 hari berturut-turut, sebaiknya waspadai aksi profit taking mendadak ketika ada koreksi, namun koreksi dibawah 1%, menandakan koreksi yang sehat. Bagi trader yang buy high sell higher tentu saja strategynya akan berbeda dengan trader yang sempat buy low dan belum dijual.

IHSG



BBRI



HRUM



BHIT



ENRG


OUTLOOK US & GLOBAL 3 APRIL 2012


• Pasar saham global mengalami rally, dengan saham‐saham AS mendorong kenaikan ke level tertinggi dalam empat tahunnya, dan harga crude oil mengalami rebound Senin lalu setelah membaik dari ekspektasinya data manufaktur AS yang mendorong sentimen investor
• Saham‐saham berbasis energi dan material memimpin rally yang mendorong indeks S&P 500 menuju level tertinggi intraday yang terlihat terakhir Mei 2008, sementara itu indeks Dow menyentuh level tertingginya sejak Desember 2007.
• Sentimen telah sedikit memburuk dari pelemahan data factory Eropa. Bursa Wall Street dibuka sedikit melemah tetapi tiga indeks saham utama AS menguat setelah Institute for Supply Management melaporkan pertumbuhan pada sektor manufaktur AS yang naik pada Maret.
• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> bertambah 52.45 poin, atau 0.40 persen, ke level 13,264.49 pada penutupannya. Indeks Standard & Poor's 500 <.SPX> meningkat 10.57 poin, atau 0.75 persen, ke level 1,419.04. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> menguat 28.13 poin, atau 0.91 persen, ke level 3,119.70.
• Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> dari saham‐saham utama regional menguat 1.5 persen ke level 1,085.04.
• Indeks MSCI all‐country world equity <.MIWD00000PUS> bertambah hampir 1 persen.
• Obligasi bertenor 10‐tahun Treasury note AS <US10YT=RR> meningkat 5/32 pada harga dengan yield 2.20 persen.
• Euro dibuka ke level terendah dalam kuartal kedua 2012 terhadap dollar dan yen karena pelemahan data manufaktur Eropa yang menyoroti pertumbuhan antara outlook ekonomi AS dan zona euro. Euro <EUR=> merosot 0.2 persen terhadap dollar ke level $1.3326, setelah tertekan ke level terendahnya
$1.3281. Euro <EURJPY=> anjlok 1.4 persen ke level 109.28 yen.
• Harga emas meningkat secara moderat. Spot emas <XAU=> bertambah 0.6 persen ke level $1,677.46 per ons, sementara itu U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman bulan Juni naik $7.20 per ons ke level $1,679.10.
• Harga minyak mentah menghapus penurunan awalnya untuk berbalik menguat dari laporan ISM AS. Minyak mentah diperdagangkan melemah pada awalnya dalam harian karena aktivitas factory Eropa mengalami kontraksi yang menekan membaiknya outlook manufaktur dari Cina, Korsel dan Taiwan,
tiga pemimpin eksportir di Asia.
• Brent crude untuk pengiriman Mei <LCOc1> di settled naik $2.55 ke level $125.43 per barrel. U.S. May crude <CLc1> meningkat $2.11 untuk di settle ke level $105.04 per barrel.
(vaf)

Senin, 02 April 2012

IHSG OUTLOOK 2 APRIL 2012


- Hari ini awal April 2012, berarti kita menanti data inflasi di pertengahan sesi ke-1, apakah inflasi akan tinggi atau rendah?
- Pasca sidang paripurna yang menunda kenaikan BBM, maka kemanakah arah IHSG ? tentu saja jawabannya akan didapat hari ini, kemanakah market pasca penundaan kenaikan BBM, kita lihat saja beberapa saham blue chips seperti ASII, UNTR, BBRI, BMRI, BBCA, ITMG, GGRM, SMGR, INTP, dlsb.
- Bila saham-saham Blue Chips masih bergerak naik dan asing makin membesar net buy, berarti arah kebijakan ekonomi dan politik sesuai dengan kehendak market.
- Perhatian lain apakah saham-saham kecil masih akan rally atau sudah mulai jenuh, karena hampir semua laporan keuangan full year 2011 telah terbit.
- Jadi hari ini saya tidak banyak komentar, mari kita perhatikan market untuk hari pertama di awal bulan April 2012, dan disitulah nanti kita menemukan jawabanya.
- Di hari terakhir pada tanggal 30 Maret 2012 kemarin, Asing tidak tanggung-tanggung memborong saham IHSG dengan net buy sebesar 1,2 trilyun, dengan saham-saham yang diborong adalah ASII, BBRI, BMRI, BBNI, GGRM, AALI, BBCA, ADRO, UNTR, INTP, ITMG, SMGR, CPIN, JSMR, SGRO.

IHSG



GGRM



CPIN


OUTLOOK US & GLOBAL 2 APRIL 2012


• Bursa ekuitas global menguat pada sesi Jumat akhir pekan lalu terdorong rilis data ekonomi Amerika diantaranya consumer sentiment yang membaik, meningkatkan harapan akan pemulihan ekonomi Amerika. Data consumer confidence Amerika meningkat ke level tertinggi sejak 1‐tahun terakhir pada periode maret, sementara consumer spending untuk periode Februari mengalami peningkatan terpesatnya sejak 7‐bulan terakhir.
• Namun pada saat yang sama, data tersebut meningkatkan minat investor terhadap aset safe‐haven seperti obligasi pemerintah, sementara instrumen ekuitas dan mata uang bergerak dalam kisaran terbatas karena gagal mendapatkan dukungan lebih kuat untuk menembus level teknis khusus.
• Pemerintah Spanyol menyatakan akan melakukan pemangkasan anggaran yang dapat menghemat dana senilai 27 miliar euro pada 2012, sementara menteri‐menteri keuangan Uni‐Eropa menyetujui peningkatan dana yang digunakan untuk penyelamatan krisis hutang kawasan.
• Berita tersebut menyokong performa bursa saham eropa, dimana indekx The FTSEurofirst 300 ditutup menguat 0,9% ke 1069.03, mencatat penguatan 6,8% dalam kuartal pertama 2012 yang merupakan performa kuartalan terbaik sejak 6‐tahun terakhir. Sementara itu indeks bursa saham global yang terangkum dalam MSCI ditutpu menguat 0,6%, mencatat penguatan 11% pada kuartal pertama 2012, menjadi performa kuartalan terbaik sejak 2010 lalu.
• Sementara itu indeks Dow Jones menguat 66.22 atau 0,55% ke 13212.04, sedangkan S&P500 ditutup menguat 5.19 poin atau 0,37% ke 1408.47 dan Nasdaq melemah 3.79 poin atau 0,12% ke 3091.57.
• Euro menguat terhadap dolar AS dan yen menyusul berita pemangaksan anggaran Spanyol yang meningkatkan ekspektasi bahwa pemerintah negara tersebut akan dapat memenuhi penghematan yang diperlukan guna menghindari dari krisis lebih lanjut. Euro membukukan performa kuartalan terbaik sejak 1‐tahun terakhir, mendapat sokongan dari program pinjaman murah ECB yang digelontorkan sejak akhir tahun lalu.
• Emas tercatat mengalami penguatan sebesar 6,6% pada kuartal pertama 2012, mengungguli performa indeks dollar AS yang hanya naik sebesar 1,7% pada kuartal yang berakhir akhir Maret lalu tersebut. Sementara itu logam mulia lainnya, seperti platinum menguat 17% dan perak tercatat menguat 16% pada kuartal pertama 2012.
• Harga minyak mencatat performa kuartalan terbaik sejak 2011 silam, menyusul ancaman dari berkurangnya pasokan minyak dunia sehubungan sanksi barat terhadap Iran. Turut menopang kinerja minyak pada sesi akhir pekan lalu adalah pernyataan pemerintah Obama yang meyakinkan public bahwa pasokan minyak dunia masih mencukupi permintaan meskipun sanksi terhadap Iran diberlakukan.
(vaf)