Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Jumat, 14 September 2012

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 14 SEPTEMBER 2012


  • Pagi ini dow Jones ditutup naik diatas 200 points, menembus  jauh diatas level resist 13.300 yaitu hingga level 13.559, hal mana disebabkan karena The Fed memberikan pernyataan bahwa Amerika akan tetap mengeluarkan stimulus dengan cara terus menerus membeli obligasi.
  • Kemarin Gubernur Indonesia mempertahankan BI-rate tetap pada level 5.75%/tahun.
  • Harga minyak dunia mendekati 100 usd (tepatnya 98 usd), harga emas dunia menembus diatas level 1750 usd (tepatnya 1772), harga nikeel dan timah juga ikut naik.
  • Bagaimanakah hari ini IHSG, apakah akan break out atau tidak breaok out pada level 4180? ataukah sekaligus break all time new high diatas 4234? Kalau kita melihat EIDO naik sebesar 2.46%, seharusnya IHSG mempunyai potensi untuk itu. Namun hari ini yang jelas IHSG mampukah menembus level psikologis 4200?
  • Namun sebaliknya kalau tidak mampu tutup diatas level 4180, maka akan berpeluang turun dulu ke level 4087.
  • Kenaikan beberapa hari IHSG hanya ditopang oleh saham-saham kecil, sehingga hari ini kita perhatikan apakah trader maker menaikan saham kecil atau saham blue chips papan atas? bila IHSG naik dengan saham blue chips papan atas, maka bisa dipastikan IHSG akan berhasil naik dan menembus level psikologis 4200 kembali.
  • Beberapa saham Bakrie group kemarin serempak naik, seperti BUMI, ENRG, UNSP, BRMSn bahkan hingga saham ELTY yang beberapa hari lalu berada AR kiri, saat ini sudah tidak AR kiri lagi.
  • Hari ini saya mencoba posting 2 saham Bakrie group, karena beberapa saham lainnya saat ini banyak posisi yang jenuh beli, sehingga kalah menarik oleh saham B-7, namun tetap disiplin bermain dengan saham ini.
IHSG



BUMI



ELTY




Tabel entry, stop dan target harga :



Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).

G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).

Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).

Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.


OUTLOOK US & GLOBAL 14 SEPTEMBER 2012


• Bursa saham Amerika dan harga minyak mentah dunia naik sedangkan dolar AS melemah pada sesi Kamis, investor menyambut baik langkah stimulus moneter The Fed yang diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. The Fed mencanangkan dimulainya kembali program stimulus agresif, sembari menyatakan akan membeli 40 miliar USD obligasi setiap bulannya sampai dengan prospek sektor ketenagakerjaan membaik secara substansialdan sepanjang tingkat inflasi tetap terkelola dengan baik.
• Para analis mengatakan langkah The Fed akan berdampak luas dan merupakan bagian dari pergeseran global menuju stimulus moneter tambahan. Bank sentral Cina memangkas suku bunga pada bulan Juni dan Juli dan telah menurunkan rasio kecukupan modal perbankan sebanyak tiga kali sejak akhir 2011 untuk menjamin ketersediaan uang yang digunakan untuk pinjaman baru. Langkah The Fed tersebut diperkirakan akan kembali memicu aksi serupa dari Cina untuk membantu menopang perekonomian dunia.
• Bursa saham naik tajam setelah The Fed merilis pernyataannya, mendorong indeks S & P 500 ke level tertinggi sejak Desember 2007. Prospek suku bunga acuan yang rendah juga mendorong investor untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi di aset berisiko seperti saham. The Dow Jones industrial average <DJI.> naik 206,51 poin, atau 1,55 persen, ke 13,539.86. Indeks The Standard & Poor 500 <. SPX> naik 23,43 poin, atau 1,63 persen, ke 1,459.99. The Nasdaq Composite Index <IXIC.> naik 41.51 poin, atau 1,33 persen, ke 3,155.83.
• Saham‐saham berkapitalisasi besar mencatat performa terbaiknya, saham Apple Inc <AAPL.O> mencapai level penutupan tertinggi sepanjang sejarah dan Exxon Mobil <XOM.N>, ditutup pada level tertinggi sepanjang empat tahun terakhir. Hampir sebanyak 600 emiten di New York Stock Exchange dan Nasdaq menyentuh level tertinggi dalam 52‐pekan terakhir. Total volume perdagangan mencapai 8,14 miliar saham yang merupakan perdagangan tersibuk sejak tanggal 22 Juni mengungguli rata‐rata perdagangan harian tahun lalu sebesar 7,84 miliar per hari.
• Saham Apple <AAPL.O> naik 1,97 persen ke 682,98 USD per lembar setelah para analis mengatakan penjualan iPhone 5 akan mencapai dua kali lipat di banding model iPhone 4S pada minggu pertama sejak rilisnya di pasar. Saham Exxon Mobil <XOM.N> naik 1,88 persen ke 91,23 USD per lembar. Sub‐indeks sektor keuangan S & P 500 <GSPF.> menguat 2,58 persen terdongkrak optimisme pasca langkah The Fed. Indeks saham global MSCI <MIWD00000PUS.> naik 1,11 persen ke 335,39. Penguatan aset‐aset beresiko seperti saham ditunjang oleh antisipasi pelonggaran dari The Fed. Sementara itu harga minyak naik seiring ekspektasi bahwa langkah The Fed akan mendorong investor untuk mengalihkan investasi pada aset‐aset berisiko termasuk komoditas dan ekuitas, meskipun analis memperingatkan bahwa kondisi perekonomian yang lemah yang mendasari langkah The Fed justru tidak mendukung kuatnya permintaan pada minyak. Minyak mentah Brent Oktober <LCOc1> naik 94 sen ke 116,90 USD per barel. US crude <CLc1> naik 1,30 USD ke 98,31 USD per barel.
• Dolar AS melemah secara luas terhadap mata uang utama dunia lainnya, menyentuh level terendah sejak tujuh bulan terhadap yen dan mencapai level terendah sejak empat bulan terakhir terhadap euro. Euro sempat naik hingga 1,3001, terdongkrak upaya ECB untuk membantu mengendalikan tingginya biaya hutang negara‐negara zona euro yang tengah berjuang dengan membengkaknya hutang. Harga obligasi Amerika naik, obligasi tenor 10‐tahun <US10YT=RR> harganya naik 7/32 dengan imbal hasil berkisar pada 1,74 persen. Sebaliknya, imbal hasil obligasi tenor 30‐tahun naik, namun tetap di bawah 3 persen.
• The Fed mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencoba menekan pengangguran di Amerika dengan melakukan pembelian obligasi konvensional yang diharapkan akan berdampak langsung pada kondisi ekonomi negara tersebut.Bank sentral juga mengatakan belum memungkinkan untuk menaikkan suku bunga dari posisi terendahnya saat ini sampai setidaknya hingga pertengahan‐2015 mendatang.
• The Fed mengatakan pembelian obligasi sebesar 40 miliar USD per bulan ditujukan untuk menjaga tingkat suku bunga pinjaman yang rendah. 
(vaf)

Rabu, 12 September 2012

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 12 SEPTEMBER 2012


  •  IHSG kemarin mengalami tekanan mengikuti Asia tenggara, namun tekanan tidak begitu dalam, dan nampak IHSG kembali rebound di akhir sesi.
  • Sektor yang naik adalah Mining, trade, basic-ind, finance, sedangkan sektor yang lainnya mengalami penurunan yang tipis, kecuali misc-ind, karena penurunan dipimpin oleh saham ASII.
  • Ada 2 bank yang saat ini sedang berusaha break new high, yaitu saham BBCA dan BBRI, sehingga boleh diperhatikan atas kedua saham itu, dan kedua saham itu sekaligus sebagai indicator arah index hari ini.
  • Selain saham BBCA dan BBRI, saham big capital lainnya boleh diperhatikan adalah SMGR,  UNTR, INTP, PTBA dan ASII, bila saham-saham tsb diangkat serempak, maka dipastikan IHSG akan menembus level 4180 kembali.
  •  Namun sebaliknya bila saham-saham seperti KLBF, UNVR dan JSMR yang diangkat, maka IHSG cenderung dalam kondisi bertahan.
  •  Namun Penutupan Dow pagi ini, seharusnya meberikan signal positif buat regional pagi ini.
IHSG




BBRI



SMGR




Tabel entry, stop dan target harga :



Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).

G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).

Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).

Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.

OUTLOOK US & GLOBAL 12 SEPTEMBER 2012


• Bursa saham Amerika dan eropa menguat, sedangkan obligasi dan dolar AS melemah pada sesi Selasa seiring harapan bahwa Mahkamah Konstitusi Jerman tidak akan mengintervensi rencana penyelamatan keuangan zona euro, serta turut ditunjang ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan dari The Fed. Namun demikian lembaga pemeringkat Moody `s mengatakan mungkin akan memangkas peringkat hutang triple‐A nya pemerintah Amerika, meskipun lelang obligasi Amerika tenor 3‐tahun tercatat mendapatkan permintaan yang sangat agresif.
• Prospek pelonggaran kuantitatif dari The Fed membebani kinerja dolar AS dan menekan obligasi Amerika namun sebaliknya mendorong kinerja euro, emas, minyak dan bursa saham, aset‐aset yang akan cenderung akan lebih unggul dibanding aset safe haven jika perekonomian global kembali membaik.
• Euro <EUR=> sempat mencapai 1,2871 terhadap dolar AS, mengungguli level moving average dalam basis 200‐hari di sekitar 1,2834 dan tercatat menguat0,8 persen. Euro telah menguat lebih dari 6,0 persen sejak mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir di 1,2042 pada akhir Juli silam. Investor mengharapkan The Fed akan mengumumkan langkah‐langkah stimulus tambahan dalam sidangnya yang berakhir Kamis 13 September.
• The Dow Jones industrial average <DJI.> naik 69.07poin, atau 0,52 persen, ke 13,323.36. Indeks The Standard & Poor 500 <. SPX> ditutup naik 4,48 poin, atau 0,31 persen, ke 1,433.56. The Nasdaq Composite Index <. IXIC> naik 0,50 poin, atau 0,02 persen, ke 3,104.53. Saham‐saham sektor energi, industri dan keuangan memimpin penguatan bursa. Saham International Business Machines Corp <IBM.N> naik 1,15 persen, kontributor utama sektor industrial indeks Dow Jones. Sementara itu saham produsen peralatan berat Caterpillar <CAT.N> naik tajam 1,72 persen.
• Obligasi Amerika tenor 10‐tahun <US10YT=RR> imbal hasilnya naik menjadi 1,70 persen dari 1,66 persen pada sesi Senin.
• Indeks saham MSCI global <MIWD00000PUS.> naik 0,4 persen menjadi 330,39.
• Minat investor terhadap aset beresiko telah menguat akhir‐akhir ini setelah pernyataan Presiden ECB Mario Draghi yang menegaskan bahwa ECB akan melakukan tindakan apapun yang diperlukan untuk mempertahankan kesatuan zona euro. Kamis pekan lalu, Draghi berjanji membeli obligasi untuk mengendalikan biaya pinjaman Spanyol dan Italia. Perhatian investor akan terfokus pada pemilihan umum Belanda pada sesi Rabu ini, dimana para pemilih terpecah antara yang berpihak pada dana talangan untuk ekonomi zona euro dan terhadap langkah‐langkah penghematan lokal. Saham di bursa Perancis <FCHI.>, Jerman <. GDAXI> masing‐masing naik 0,8 persen dan 1,3 persen.
• Harga minyak naik, dimana Brent crude futures <LCOc1> naik 0,43 persen ke 115,24 USD per barel. US crude untuk pengiriman Oktober <CLc1> naik 63 sen ke 97,17 USD per barel.
• Sedangkan harga emas <XAU=> terus menguat ditunjang oleh pelemahan dolar AS, emas ditutup menguat pada kisaran 1,731.46 USD per troy ounce.
(vaf)

Selasa, 11 September 2012

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 11 SEPTEMBER 2012


  •  IHSG sepanjang hari kemarin penuh dengan tekanan jual, dan berada dalam zona merah, namun akhri sesi tutup diangkat tinggi-tinggi sehingga berhasil naik hampir 0.5%.
  • Asing melakukan net buying yang cukup besar hanya pada saham ASII dan UNTR saja, sedangkan saham group Bakire yang pembukaan diangkat naik, tak lama kemudian berada dalam tekanan kembali.
  • Jadi apabila hari ini saham ASII dan UNTR masih kuat, maka group Bakrie akan tetap melemah, sedangkan bila saham ASII dan UNTR melemah, maka kemungkinan saham Bakrie group berpeluang menguat kembali (BUMI, ENRG, UNSP).
  • Dari saham Bimantara group kemarin saham BMTR sepertinya akan memecahkan record untuk tembus ke level 2000, sementara saham BHIT dan MNCN kembali melempem.
  • Harga emas setelah naik menyentuk level tertinggi 1742, kemarin terkoreksi 0.74%, namun tetap berada diatas level 1700 usd,  sebaliknya harga timah, dan harga nikel naik masing-masing 1% dan 2%.
  • Hari ini mampukah IHSG menembus level 4180, atau mampukah bertahan di atas level 4150? Kenaikan dan penurunan adalah fenomena yang sehat dan wajar sepanjang dalam nilai-nilai yang wajar, penurunan yang besar dalam IHSG ataupun dalam saham baru harus kita waspadai, karena itu berarti ada Sesutu yang tidak beres baik dalam micro ataupun macro ekonomi.
  • Penurunan IHSG masih dalam ambang normal sepanjang dalam area 4100-4050 dalam 2-3 hari ke depan, kecuali bila IHSG turun diatas 1-2 % dalam 1 hari.
IHSG



UNTR



BISI





Tabel entry, stop dan target harga :



Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).

G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).

Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).

Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.





OUTLOOK US & GLOBAL 11 SEPTEMBER 2012


• Bursa saham Amerika melemah pada sesi Senin diikuti pelemahan euro menjelang potensi pemberlakuan stimulus keuangan terbaru dari The Fed dan ECB. Pasar masih menantikan keputusan The Fed dalam pertemuan dwi‐hariannya, pelaku pasar juga akan menantikan hasil keputusan dari Mahkamah Konstitusi Jerman mengenai apakah Jerman akan berkontribusi pada dana penyelamatan zona euro. Putusan tersebut sangat penting untuk rencana ECB dalam mengendalikan biaya pinjaman Spanyol dan Italia.
• The Dow Jones industrial average <DJI.> turun 52.35 poin, atau 0,39 persen, ke 13,254.29. Indeks The Standard & Poor 500 <. SPX> turun 8,84 poin, atau 0,61 persen, ke 1,429.08. The Nasdaq Composite Index <. IXIC> merosot 32.40 poin, atau 1,03 persen, ke 3,104.02.
• Saham American International GroupInc <AIG.N> turun 0,02 persen setelah Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan menjual sebagian besar sahamnya di perusahaan asuransi tersebut, hal tersebut akan membuat pemerintah menjadi investor minoritas untuk pertama kalinya sejak perusahaan tersebut diselamatkan dari jurang krisis keuangan empat tahun lalu.
• Sementara itu Cina melaporkan impornya turun 2,6 persen pada Agustus dibanding tahun sebelumnya, berlawanan dengan ekspektasi ekonom yang memperkirakan kenaikan 3,5 persen. Investor menjual saham‐saham teknologi skala besar yang performanya cukup bagus sepanjang tahun ini. Data impor Cina yang memburuk turut menambah aksi jual investor pada sektor teknologi.
• Indeks saham global MSCI <. MIWD00000PUS> turun 0,43 persen. Bursa saham di London <FTSE.>, Paris <. FCHI> dan Frankfurt <. GDAXI> juga mengalami penurunan.
• Pemilihan umum di Belanda pada sesi Rabu juga dapat mempengaruhi outlook investor jika pemilih di Belanda memilih pemerintah yang kurang berkomitmen pada kesatuan euro.
• Bursa saham global sempat naik ke level tertinggi sejak 4‐tahun terakhir pada pekan lalu setelah ECB mengatakan siap untuk membeli obligasi dalam jumlah tak terbatas. Berita mengenai ECB tersebut mendongkrak bursa saham Eropa ke level tertinggi sejak 13‐bulan dan euro naik mencapai level tertinggi dalam 4‐bulan terakhir terhadap dolar AS.
• Euro <EUR=> melemah terhadap dolar AS pada sesi awal pekan ini, merupakan pelemahan pertama kalinya dalam 4‐sesi terakhir, turun 0,37 persen ke 1,2759, setelah pada sesi Jumat sempat naik hingga 1,2817. Namun demikian proyeksi QE3 oleh The Fed diperkirakan akan membatasi penurunan.
• Obligasi Amerika relatif stagnan, didukung oleh potensi pembelian besar‐besaran oleh The Fed. Hingga akhir sesi New York, obligasi pemerintah AS tenor 10‐tahun <US10YT=RR> imbal hasilnya naik menjadi 1,66 persen dibanding 1,58 persen pada sesi penutupan Jumat.
• Emas bertahan di level tertinggi dalam 6‐bulan terakhir didukung oleh ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan oleh The Fed. Harga spot emas <XAU=> ditutup pada kisaran 1,725.20 USD per ounce, setelah pekan lalu naik sebesar 2,7 persen, yang merupakan kinerja positif mingguan dalam 3‐pekan berturut‐turut.
• Sementara itu minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober <LCOc1> naik 56 sen atau 0,49 persen ke 114,81 USD per barel. Minyak mentah AS <CLc1> naik 12 sen atau 0,12 persen ke 96,54 USD per barel. Para analis berpendapat bahwa ekspektasi akan stimulus keuangan dari the Fed untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dimentahkan oleh tekanan dari data ekonomi Cina yang lemah, mengangkat kekhawatiran tentang permintaan minyak.
(vaf)

Senin, 10 September 2012

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 10 SEPTEMBER 2012


  • Minggu ini kita mengawali minggu ke-2 pada bulan September ini, Dow Jones malam ini (minggu ini) akan mencoba menguji resisten level 13.300, mampukah Dow menembus dan bertahan diatas level 13.3300 untuk menuju ke level 13.500-13.600?
  • Secara Tehnikal kemungkinan tembus sangat terbuka sekali, melihat Dow saat ini short term ataupun long term dalam keadaan bullish.
  • Sedangkan IHSG kemarin nampak masih sulit untuk menembus level 4150, apalagi level 4180, sekalipun kemarin dibuka open gap 4103-4126, sehingga IHSG hanya berhasil tutup di level 4143 dibawah 4150.
  • Namun terlepas dari IHSG sanggup atau tidak sanggup menembus level 4150 dan 4180, kita lihat banyak juga saat ini saham-saham BEI yang masuk katagori strong up trend, sehingga sebagai “trader” selalu dapat kita manfaatkan untuk trading mengikuti saham-saham yang sedang up trend, sedangkan saham-saham yang strong down trend dapat kita manfaatkan ketika terjadi pull back, karena sekalipun saham yang strong down trend, tidak terjadi turun terus menerus, selalu ada pull back’nya, namun tentunya sikap disiplin harus lebih ketat dibandingkan saham-saham yang strong up trend.
  • Tidak selalu saham-saham group Bakire saja yang saat ini sedang strong down trend, namun saham UNTR (group Astra) juga saat ini sedang strong down trend, sehingga tentu saja resiko dan bahayanya juga sama.
  • IHSG sepanjang berada diatas level 4050 masih menunjukan pola yang up trend.
IHSG



BBCA



WIKA





Tabel entry, stop dan target harga :



Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).

G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).

Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).

Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.