Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Kamis, 18 April 2013

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 18 APRIL 2013


  • IHSG kemarin hampir menyentuh level psikologis 5000, asing nampak strong buy, dengan melakukan net buy diatas 600 M, beberapa saham yang diborong oleh asing mencerminkan kinerja saham yang bagus dan pilihan dalam bursa BEI ini.
  • Adapun saham-saham sebagai pendongkrak IHSG adalah : BMRI, membuat record tertinggi baru 10.750, INTP juga mencetak level tertinggi baru dengan naik 5.7% di level 25.800, BBNI menciptakan menciptakan record tertinggi baru naik 5% hingga 5250,  SMGR naik 4.7% mencapai harga 19.000, MAPI naik 6.7% hingga 8800, MAIN naik 6.4% hingga 2925,  SMRA naik 5.5% hingga 2400, BEST naik 3.2% hingga level 980, dll.
  • Efouria pembelian kemarin sangat nampak dari sei ke-1, namun menjelang sesi ke-2 nampak mulai mengendur, hal mana awal perdagangan saham TLKM diangkat tinggi-tinggi hingga 12.500, namun close hanya mampu di harga 12.000, sebagai penggantinya adalah saham INTP yang dari pagi hingga penutupan bermain sekitar di harga 12.400, namun pada pre-closing diangkat hingga harga 25.800, luar biasa...
  • Sejak 2 hari kemarin IHSG sudah perfect bullish kembali, karena Close > MA5 > MA20 > MA50 > MA200 , sehingga penurunan tidak lebih rendah dari MA5 (4939), masih tetap perfect bullish, namun sekalipun IHSG perfect bullish, pilihan saham juga harus tepat, karena tidak semua saham pasti naik ketika IHSG perfect bullish juga.
  • Sektor perkebunan dan aneka industri kemarin ternyata tidak ikut naik, sedangkan sektor yang paling tinggi kenaikannya adalah sektor Industri Dasar, Keuangan, Infrasuktur, dan Property.
  • Pagi ini Dow kembali turun hampir 1%, sehingga hari ini dow fut akan lebih berperan, IHSG hari ini masih berpeluang menembus diatas 5000, kalau hari ini harus koreksi, namun tetap dalam beberapa hari ke depan IHSG berpeluang menembus diatas 5000, sehingga setiap pelemahan adalah kesempatan untuk buy back.
  • Harga GOLD sejak runtuh hingga level 1322, kini konsolidasi dengan range yang sempit yaitu di area 1350-1400, market belum berani mengangkat harga Emas diatas 1400 lagi, sedangkan untuk turun dibawah 1350 juga terlihat berat juga.
  • Harga Gold yang rendah masih membuat harga OIL Perak, Nikel, Timah, CPO ikut menjadi rendah juga, so saham-saham terkait ikut melemah juga.
  • Diantara ANTM, INCO, TINS, masih saham ANTM paling bagus chartnya, sedangkan paling jelek adalah TINS.
  • Saham-saham pilihan hari ini tentu saja banyak, seperti pada tabel entry diatas, sesuaikan dengan selera masing-masing, apakah suka saham blue chips seperti SMGR, INTP, BMRI, BBRI, BBCA, BBNI, dlsb, ataukah suka second linier seperti saham MAIN, ERAA, BEST, ASRI, MAPI, dsb, saya pribadi sejak Januari lebih banyak main saham second linier tapi yang berfundamental bagus.
IHSG



SMGR



ERAA



MAIN





Tabel entry, stop dan target harga :


Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).



OUTLOOK US & GLOBAL 18 APRIL 2013


• Pasar ekuitas dan komoditas global jatuh pada hari Rabu menyusul kekhawatiran terhadap pertumbuhan global memukul sentimen investor dan laporan laba yang mengecewakan turut menekan Wall Street.
• Tembaga, yang dipandang sebagai barometer untuk manufaktur dan pertumbuhan yang bertalian dengan Cina, , turun lebih dari 3%, tertekan oleh kekhawatiran kondisi ekonomi global dan penurunan 10,3% pada penjualan mobil Eropa.
• Pasar saham AS dan Eropa juga turun lebih dari 1% setelah laporan penjualan mobil kian menambah keprihatinan terhadap kondisi ekonomi Eropa dan setelah Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Selasa men‐downgrade proyeksi pertumbuhan global untuk tahun ini dan tahun mendatang.
• Kontras dengan prediksi industri sebelumnya mengenai rebound semester kedua, penjualan otomotif di Eropa menghadapi penurunan tahunan keenam kalinya secara berturutan ke level terendahnya selama 2 dekade terakhir.
• Harga emas naik ditengah kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif, setelah terkoreksi ke level terendah 2 tahun pekan ini, disokong oleh aksi beli investor Asia. Meskipun demikian, emas masih rentan terhadap tekanan.
• Harga minyak Brent turun di bawah $98 per barel ditengah prospek lemahnya permintaan dari AS dan Cina yang akan diperkuat oleh meningkatnya suplai minyak mentah AS disaat yang bersamaan. Brent telah merosot 8% dalam 6 sesi terakhir menyusul tertekannya komoditas akibat data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Cina, sebagai konsumen minyak terbesar kedua dunia, melambat diluar dugaan di kuartal pertama tahun ini.
• Indeks S&P 500 melemah, sehari setelah mencatat performa terbaik keduanya tahun ini menyusul laporan laba yang mengecewakan dan turunnya komoditas. Apple Inc <AAPL.O> turun dibawah $400 per saham untuk pertama kalinya sejak akhir 2011 setelah proyeksi laba yang mengecewakan dari pemasok utama Cirrus Logic <CRUS.O> yang kian menambah kekhawatiran mengenai lemahnya permintaan untuk iPhone dan iPad. Saham Apple kemudian memangkas sejumlah kerugiannya, dan ditutup melemah 5,45% di $402,80.
 Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 138,19 poin atau 0,94% di 14618,59. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 22,56 poin atau 1,43% di 1552,01. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> merosot 59,96 poin atau 1,84% di 3204,67.
• Saham Intel Corp <INTC.O>, produsen semikonduktor terbesar dunia, awalnya melemah setelah pihaknya mengatakan laba kuartal saat ini akan menurun sebanyak 8% dan memangkas rencana belanja modal di tahun 2013. Intel kemudian berhasil naik 0,07% di $21,93. Saham Texas Instruments <TXN.O>, produsen chip lainnya, turun 4,3% dan Bank of America Corp <BAC.N> turun 4,7%, setelah melaporkan laba yang mengalami penurunan dan merupakan bank terakhir diantara 4 bank besar AS yang memberikan laporan laba untuk kuartal pertama.
• Indeks ekuitas dunia dalam MSCI tercatat turun 1,3% ke 355,34, membalik kenaikan tajamnya di hari Selasa sebelumnya. Bursa saham Eropa jatuh ke level terendah dalam 4 bulan. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> turun untuk kempat kalinya setelah ditutup melemah 1,6% di 1147,76. Euro STOXX 50 index <.STOXX50E> juga turun 2,1% ke 2553,49.
 Brent crude <LCOc1> turun $2,22 di $97,69 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> turun $2,04 di $86,68 per barel.
• Obligasi kembali naik menyusul melemahnya saham dan komoditas sebagai respon atas prospek ekonomi global. Tereasury AS tenor 10 tahun naik 7/32 dengan yield di 1,6967 persen.
• Euro mencatat koreksi harian tertajamnya terhadap dolar selama hampir setahun terakhir, dipicu wacana mengenai pemangkasan suku bunga zona euro, sementara tanda‐tanda terjadinya kelesuan ekonomi (economic malaise) di Inggris dan Kanada turut menambah daya tarik dolar. Euro jatuh 1,1% ke $1,3030 setelah menembus level tertinggi 7 pekan di sesi overnight, dan hampir mencatat koreksi harian tertajamnya sejak Juni tahun lalu. Yen juga melemah terhadap dolar, menyusul para petinggi dari negara‐negara G20 dalam pertemuannya di Washington akhir pekan ini diperkirakan tidak akan memojokkan Jepang atas kebijakan moneternya yang mana telah menyebabkan koreksi tajam pada yen. Dolar naik 0,48% ke 97,99 yen, meskipun masih di bawah level tertinggi 4 tahun di 99,94 yen yang dicapai pekan lalu.
 U.S. Comex June gold futures <GCM3> berakhir melemah $4,70 di $1382,70 per ons. Sementara harga emas spot naik $6,27 ke $1374,00 per ons. Harga tembaga di London Metal Exchange <CMCU3> ditutup melemah 2,8 % di $7080.
(vaf)

Rabu, 17 April 2013

IHSG OUTLOOK & TABLE ENTRY 17 APRIL 2013


  • Kemarin IHSG ternyata kuat berhasil ditutup naik 1%, sejak pagi mendapat signal dari dow fut yang naik tinggi, disamping Asia lainnya juga banyak yang memberikan signal positif, sekalipun ada yang merah, namun tidak dalam.
  • Dengan ditutupnya IHSG mendekati level 4950, maka IHSG sangat berpeluang kembali membuat record tertinggi baru, hal mana dapat kita lihat dari gerakan saham-saham big cap dan dafensif seperti  BMRI yang menciptakan  level tertinggi baru 10.500, TLKM naik 5,4% hingga level 10.800, PGAS naik 4.4% hingga level 5900.
  • Pagi ini Dow ditutup naik 1.08%, dan EIDO naik 3.46%, jika pagi ini ditunjang oleh dow fut yang kondusif, maka IHSG berpeluang menciptakan level tertinggi baru, namun waspada Asing net sell 330 Milyards, sehingga pilihlah saham-saham yang tidak berurusan dengan saham-saham yang asing net sell dalam jumlah besar seperti BBRI, EXCL, UNTR, dlsb.
  • Harga GOLD kemarin sempat rebond dari level terendah 1322 usd hingga ke level 1403, namun tutup di level 1368, sehingga candle berbentuk hammer, sepanjang tidak turun lebih rendah dari 1322, maka untuk sementara waktu GOLD akan bullish kembali dalam jangka pendek, sedangkan dalam jangka panjang GOLD masih bearish. (Hati-hati yang bermain gold future, karena saat ini volatitas'nya tinggi, sehingga bagi yang marginnya tipis, jurus yang paling ampuh adalah hit and run).
  • Saham pilihan tetap banyak terutama sektor Infrastruktur, Property, Finance, Basic Industry dan Trade.
  • Hati-hati dengan akan diumumkannya kenaikan harga BBM buat mobil pribadi, karena sedikit banyak akan membawa dampak terhadap  saham automotif dan berpengaruh juga terhadap inflasi.
  • Kadang kita takut membeli, kadang kita merasa terlalu cepat menjual, itulah sebabnya sebagai trader kita harus tahu pada level berapa kita harus stop loss dan pada level berapa kita harus profit taking, dan kata kuncinya adalah disiplin
IHSG



PGAS



BEST



MNCN



MAIN






Tabel entry, stop dan target harga :


Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).


OUTLOOK US & GLOBAL 17 APRIL 2013


• Harga minyak mentah Brent turun dibawah $100 per barel pada hari Selasa yang untuk pertama kalinya dalam 9 bulan terakhir menyusul berlanjutnya concern terhadap kondisi ekonomi global telah menekan prospek permintaan minyak, sementara harga emas dan saham AS rebound pasca koreksinya belakangan ini.
• Adapun tertekannya harga komoditas dan saham yang terjadi belakangan ini terlihat dipicu oleh rilis buruk data ekonomi Cina dan AS yang mana telah menambah kekhawatiran terhadap kekuatan pemulihan ekonomi global. Kondisi ini telah berlanjut menekan harga minyak, dengan Brent crude <LCOc1> turun 72 sen di $99,91 per barel, sedangkan U.S. crude <CLc1> berhasil rebound dari koreksi awalnya untuk ditutup di $88,72, atau naik 1 sen.
• Bursa saham AS naik lebih dari 1%, didukung oleh earnings kuat dari sejumlah perusahaan besar AS dan juga ekspektasi The Fed akan terus melanjutkan stimulusnya.
• Emas juga berhasil rebound pasca koreksi tajamnya lebih dari 8% di hari Senin sebelumnya. Harga emas awalnya melanjutkan penurunannya ke $1321,35 per ons, sebelum akhirnya berbalik menguat 1,5% ke $1372,90. Emas telah merosot sekitar 20% sepanjang tahun ini setelah mencatat keuntungan beruntun selama 12 tahun dan turun sekitar 28% dari rekor tertinggi bulan September 2011 di $1920,30 per ons. Ada sejumlah faktor yang memicu koreksi emas belakangan ini, diantaranya banyak investor melepas emas dan mengalihkan investasinya dan kemungkinan bahwa bank sentral lainnya di Eropa akan menggunakan rencana bailout Siprus dengan menjual cadangan emasnya yang berlimpah sebagai alasan untuk mengurangi kepemilikan mereka.
• Data semalam menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) turun di bulan lalu, memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan stimulus ekonominya. Kebijakan moneter ultra longgar dari The Fed telah menjadi salah satu motor penggerak penguatan bursa saham tahun ini.
• Sejumlah laporan earnings yang optimis juga turut mendukung naiknya harga saham Wall Street. Coca‐Cola <KO.N> melaporkan perolehan laba yang lebih baik dari perkiraan yang mendorong naiknya saham perusahaan tersebut lebih dari 5% ke level tertinggi sejak 1998. Sementara saham Johnson & Johnson <JNJ.N> mencatat rekor tertinggi di $83,50, setelah perusahaan sektor kesehatan tersebut, yang merupakan komponen Dow, melaporkan earnings kuartalannya yang mengagumkan.
 Dow Jones industrial average <.DJI> naik 157,58 poin atau 1,08% ke 14756,78. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 22,21 poin atau 1,43% ke 1574,57. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 48,14 poin atau 1,50% ke 3264,63.
• Sementara data lain menyebutkan industrial production AS melemah di bulan Maret, sedangkan building permits juga turun. Namum data yang dirilis awal tahun ini menunjukkan peningkatan yang memperkuat indikasi terjadinya akselerasi pada pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama, meskipun laporan terkini menunjukkan pemulihan tidak terlalu menggembirakan menjelang musim semi.
• Indeks saham global dalam MSCI naik 0,7%. Sementara indeks saham Eropa, FTSEurofirst 300 <.FTEU3>, ditutup melemah 0,7% setelah rilis mengecewakan data indeks ZEW Jerman dan update lemah dari grup elit LVMH <LVMH.PA>.
• Pasar uang juga berbalik melemah, dengan yen anjlok terhadap dolar dan euro, membalik kenaikan tajamnya hari Senin. Dolar menembus level intraday high di 98,15 yen, dan tercatat naik 0,8% di 97,54 yen. Euro menguat 2,2% ke 128,53 yen, pasca menembus level puncaknya di 128,99 yen.
(vaf)

Selasa, 16 April 2013

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 16 APRIL 2013

  • Harga Gold kemarin anjlok diatas 10%, sebelumnya anjok diatas 5%, sehingga dalam 2 hari terakhir ini harga EMAS telah turun diatas 15%, apa yang bisa kita bayangkan kalau komoditi logam mulia yang setiap masa dianggap sebagai salah satu bentuk yang aman dari investasi ternyata bisa merosot begitu tajam.
  • Dampak penurunan Emas yang tajam menyeret semua komoditi lainnya untuk turun, termasuk terkena dampak juga kepada Dow Jones.
  • Berikut ini penyebab turunnya Dow yang cukup dalam, dikutip dari berita Reuters :
    1. Dari New York (Reuters) mengatakan bahwa penurunan Dow yang besar disebabkan antara lain :a.      Penurunan yang tajam harga emas, minyak dan komoditas lainnya. 
    2. Terjadi ledakan di Boston.
    3. Kenaikan yang tajam Dow dan S&P pada akhir-akhir ini membuat record tertinggi baru.
    4. Pertumbuhan PDB China yang dibawah ekspektasi.
    5. Saham-saham yang terkena cukup dalam adalah saham-saham berbsic energy dan minyak.
  • Bagaimana hari ini dengan IHSG? tentu saja IHSG akan terkena dampaknya juga hari ini,       terutama  saham-saham batu bara, saham-saham berbasic energy dan perkebunan.
  • EIDO turun -1.76%, apakah IHSG akan turun sedalam itu?
  • Kemarin Asing melakukan net sell cukup dalam melebihi 1/2 trilyun, jadi semakin berhati-hatilah, karena saat ini lebih banyak asing net sell dibandingkan asing net bulan dalam sebulan terakhir ini.
  • Bagi yang masih memegang banyak saham, ada baiknya untuk mengurangi muatan terlebih dahulu, karena banyak fenomena yang tidak sedap dipandang mata.
  • Biasanya saham-saham yang mampu beranomali dengan IHSG adalah saham Bimantara Group, akankah sejarah terulang kembali? (namun akhir-akhir ini saham Bimantara group ini kurang bergairah, tapi siapa tahu?)

IHSG






Tabel entry, stop dan target harga :


Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).

OUTLOOK US & GLOBAL 16 APRIL 2013


• Investor melepas saham dan komoditas pada hari Senin dengan emas mencatat kerugian 2 hari terburuknya dalam 30 tahun setelah minimnya permintaan dari Cina telah menambah kekhawatiran terhadap memburuknya ekonomi global. Emas telah menyeret melemahnya harga logam lainnya setelah harga emas anjlok ke level terendah lebih dari 2 tahun. Harga minyak Brent juga turun menembus $100 per barel, sementara Wall Street terkoreksi lebih dari 2% dengan S&P 500 mencatat hari terburuknya sejak 7 November.
• Dengan kondisi pasar yang masih belum stabil,bursa saham AS melanjutkan koreksinya di sesi akhir setelah terjadi 2 ledakan yang mengguncang lokasi di sekitar garis finish Boston Marathon, di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat yang menewaskan 2 orang dan melukai 23 orang.
• Harga emas turun sebanyak 9%, ke leel intraday low di $1336,04 per ons. Dalam 2 sesi terakhir, emas telah melemah lebih dari 13%, mencatat 2 hari terburuknya sejak akhir Februari 1983. Emas saat ini bergerak di sekitar $1346,26. Sejumlah penyebab terkoreksinya emas diantaranyarencana Siprus menjual cadangan emasnya dan kekhawatiran adanya aksi jual emas dari sejumlah bank sentral lainnya. SPDR Gold Trust <GLD.P> menembus volume harian tertingginya dengan 92,44 juta saham yang diperdagangkan. ETF kehilangan 8,8%.
• Pemulihan ekonomi Cina diluar dugaan tersendat di kuartal pertama 2013 setelah dilaporkan terjadi pertumbuhan tahunan yang melemah ke 7,7% dari 7,9% di kuartal keempat tahun lalu. Sementara kalangan ekonom sebelumnya memprediksi terjadi pertumbuhan sebesar 8%. Data industrial output di Cina di periode Maret juga dirilis di bawah ekspektasi pasar dan menambah sensitifitas investor setelah serangkaian data ekonomi AS yang dirilis buruk.
• Data manufaktur AS semalam juga dirilis melemah yang menunjukkan menurunnya performa ekonomi menuju kuartal kedua tahun ini.
• Pekan lalu Siprus berencana akan menjual sekitar € 400 juta emasnya untuk membantu menopang kondisi keuangannya dan telah membangkitkan spekulasi bahwa negara‐negara besar lainnya akan menggunakan langkah yang sama.
 Trader juga terus emncermati kemungkinan The Fed mengurangi stimulus moneternya di akhir tahun ini.
 Brent crude futures <LCOc1> turun lebih dari $2 ke $100,39 per barel menyusul kekecewaan dan kekhawatiran terhadap prospek pemulihan ekonomi global. Sedangkan U.S. crude <CLc1> berakhir melemah $2,58 di $88,71.
• Tembaga jatuh ke level terendahnya dalam 1‐1/2 tahun. Three‐month copper <CMCU3> di London Metal Exchange jatuh ke $7085 per ton, level terendahnya sejak Oktober 2011. Silver <XAG=> merosot 12% di $22,71 per ons, setelah terkoreksi ke intraday low $22,56.
• Bursa saham AS juga melemah secara umum. Dow Jones industrial average <.DJI> turun 265,86 poin atau 1,79% ke 14599,20. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 36,49 poin aatau 2,30% ke 1552,36. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> jatuh 78,46 poin atau 2,38% ke 3216,49.
 FTSEurofirst 300 <.FTEU3> berakhir melemah 0,6% dan MSCI's world share index <.MIWD00000PUS>, sebagai barometer untuk saham di 45 negara, terkoreksi 1,8%. Yen berhasil menguat setelah trader menjual aset beresiko. Dolar turun 1,2% ke 96,61 yen. Euro turun 2,2% ke 125,98 yen.
(vaf)

Senin, 15 April 2013

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 15 APRIL 2013


  • Hari ini kita memasuki minggu ke-3 pada bulan April 2013, pada minggu ke-1 IHSG berhasil membuat all time new high di level 4985, namun pada minggu ke-2 IHSG tidak mampu membuat new high kembali, bahkan sempat turun hingga level 4864 (hampir menyentuh 4850), jai pertanyaannya minggu ini apakah IHSG akan membentuk new low lagi ataukah akan membuat new high kembali?
  • Tentu saja Jika IHSG membentuk new low lagi dibawah 4864, berarti membuka peluang IHSG untuk down trend, sedangkan jika IHSG membentuk new high kembali menembus level 4985, maka akan membuat IHSG kembali up trend.
  • Demikian juga jika minggu ini IHSG tidak dibawah 4864, dan tidak menembus 4985, berarti IHSG akan konsolidasi.
  • Harga Emas dunia kembali membuat new low baru, turun hingga diatas 5% lebih dalam 1 hari, menembus dibawah 1500 usd/troy ounce (1483 USD), beberapa waktu terakhir ini gerakan Dow bertolak belakang dengan gerakan Emas, sehingga Dow membuat level tertinggi baru mendekati level 15.000 (14.865), sedangkan harga Emas malah menembus turun dibawah 1500 usd.
  • Jumat kemarin Dow ditutup - 8 point, berarti tidak naik dan tidak turun, sehingga hari Senin ini market masih konsolidasi, sehingga mari kita lihat arah market terlebih dahulu untuk Senin ini.
IHSG



BSDE



MSKY



ERAA



MAIN





Tabel entry, stop dan target harga :


Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).