- Dolar terapresiasi terhadap yen dan pasar ekuitas global menguat pada hari Jumat setelah pemerintah AS melaporkan data pertumbuhan pekerjaan yang menggembirakan di bulan April yang mana telah menambah optimisme terhadap prospek pemulihan ekonomi, mendorong saham Wall Street naik ke rekor tertingginya.
- Non‐farm payrolls AS naik 165000 bulan lalu dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 4 tahun di 7,5%, demikian laporan dari Departemen Tenaga Kerja. Payrolls juga mengalami revisi naik di 2 bulan sebelumnya, yang menggambarkan bangkitnya pasar tenaga kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran tetap di 7,6%.
- Indeks ekuitas AS dan Eropa naik sekitar 1% dalam sebuah rally yang mendorong indeks S&P 500 naik sekitar 5% dari level terendah April hanya dalam kurun 11 sesi. Indeks S$P tercatat naik lebih dari 13% sepanjang tahun ini. Kedua indeks utama, S&P 500 dan Dow Jones berhasil melampaui level psikologi untuk pertama kalinya, dengan S&P menembus di atas 1600 dan Dow menembus di atas 15000.
- Dalam sebuah rally yang terjadi, indeks Russell 2000 <.RUT> untuk saham kapitalisasi kecil dan menengah, menembus level tertinggi sepanjang masa, dan Russell 1000 <.RUI> serta Russell 3000 <.RUA> juga menembus level tertinggi yang baru.
- Harga minyak mentah, tembaga dan komoditas lainnya juga mengalami kenaikan, menyusul rilis optimis data ketenagakerjaan AS telah membangkitkan kepercayaan investor terhadap meningkatnya permintaan. Harga tembaga naik lebih dari 6%. Sementara harga obligasi pemerintah, yang biasanya berlaku sebagai aset aman resiko, jatuh pasca rilis data payrolls.
- Rilis optimis data payrolls telah mengimbangi laporan buruk data sektor jasa AS yang turun di bulan April ke level terendah 9 bulan.
- Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 142,38 poin atau 0,96% di 14973,96. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 16,83 poin atau 1,05% di 1614,42. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> menguat 38,01 poin atau 1,14% di 3378,63. Dalam sepekan, Dow tercatat naik 1,8%, S&P bertambah 2%, dan Nasdaq naik 3% dalam kenaikan mingguan terbesarnya sejak pekan pertama tahun ini.
- Di Eropa, FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 1% ke 1218,60, level penutupan tertinggi sejak Juni 2008.
- MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0,81% ke 370,90.
- Dolar menguat 1,1% terhadap yen ke 99,03 yen, mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 2 pekan terakhir, sementara euro rebound sehari setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB secara teknikal siap untuk memberlakukan suku bunga deposito negatif. Euro tercatat naik 0,4% ke $1,3115.
- German Bund futures <FGBLc1> berakhir melemah 101 poin di 146,15sementara Treasury AS tenor 10 tahun turun 1 3/32 dengan yield 1,7434 persen.
- Brent crude <LCOc1> ditutup menguat $1,34 di $104,19 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> naik $1,62 di $95,61 per barel.
- Harga tembaga berjangka di London Metal Exchange ditutup di $7265 per ton, naik dari posisi penutupan di $6848 pada hari Kamis. Tembaga telah naik lebih dari 6%, kenaikan harian terbesarnya sejak akhir Oktober 2011, dan mencatat intraday high di $7289 per ton.
- Harga emas diperdagangkan di sekitar titik impasnya, memangkas keuntungan awalnya pasca rilis data payrolls, yang mana telah mengurangi peluang The Fed untuk menjalankan program stimulusnya dalam waktu dekat. Harga emas naik $2,57 ke $1468,80 per ons. Sedangkan untuk harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Juni turun $3,40 di $1464,20 per ons.
- Laporan data ketenagakerjaan yang positif tersebut muncul hanya sebulan setelah Bank Sentral Jepang (BOJ) berjanji akan menyuntikkan dana sekitar $1,4 trilyun kedalam ekonomi Jepang untuk mamcu pertumbuhan dan mengakhiri deflasi.
- Melalui peningkatan likuiditas, tiga bank sentral utama dunia ini telah memicu rally di pasar saham dan obligasi yang telah mendorong banyak indeks utama kembali ke level sebelum krisis keuangan dimulai.
(vaf)
Research, review, news, rumors, recommendation about : saham, options, forex, stocks, komoditi, investasi, economics (DISCLAIMER ON)
Senin, 06 Mei 2013
OUTLOOK US & GLOBAL 6 MEI 2013
Jumat, 03 Mei 2013
IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 3 MEI 2013
- Kemarin sesi ke-2 IHSG tertekan terus menerus hingga akhir sesi yang disebabkan adanya down grade oleh S&P dari positif menjadi stabil.
- Berikut beritanya : Lembaga pemeringkat Standard & Poor’s merevisi prospek di Indonesia menjadi stabil dari sebelumnya positif. Mereka menilai, momentum perbaikan terlalu lama, sedangkan potensi untuk peningkatan rating telah berkurang.S&P’s pada Kamis (2/5/2013) menegaskan peringkat BB+ untuk kredit pemerintahan (sovereign credit) jangka panjang dan peringkat B untuk kredit pemerintahan jangka pendek. Selain rating skala regional ASEAN axBBB + / Axa-2 untuk Indonesia.Disebutkan juga bahwa pengalihan dan penilaian risiko konvertibilitas di Indonesia tidak berubah di BBB-. Selain menegaskan rating BB + pada surat utang tanpa jaminan (senior unsecured notes) Indonesia.
- "Revisi outlook menjadi stabil mencerminkan penilaian kami bahwa momentum perbaikan yang terlalu lama dan profil eksternal yang lebih lemah, telah mengurangi potensi peningkatan rating selama 12 bulan ke depan," kata lembaga tersebut.
- Penurunan tsb tidak akan berdampak terlalu dalam buat IHSG, namun kesempatan membeli kembali tetapi tunggu rebound kembali, karena penurunan tsb bisa berdampak beberapa hari, apalagi hari ini adalah hari Jumat menjelang akhir pekan.
- Asing masih membukukan net buy pada saham BBRI dan SMGR.
- Hal yang menarik adalah saham MNCN yang sangat kuat dan tidak turun ketika IHSG justru turun dalam
MNCN
MLPL
Tabel entry, stop dan target harga :
Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.
W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).
OUTLOOK US & GLOBAL 3 MEI 2013
• Pasar ekuitas global menguat namun euro melemah terhadap dolar pada hari Kamis setelah bank sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga ke level terendah sepanjang masa dan mengisyaratkan kemungkinan memberlakukan suku bunga deposito negatif dimasa mendatang. ECB, seperti yang telah diprediksi sebelumnya, memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 0,5%, merupakan pemangkasan pertamanya dalam 10 bulan terakhir. Namun euro terkoreksi setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB “secara teknikal siap” untuk memberlakukan suku bunga deposito negatif.
• Bank‐bank sentral dunia, termasuk The Fed dan BOJ, tengah berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program pembelian obligasi yang mendorong suku bunga mereka berada di level terendahnya.
• Turunnya jobless claims ke level terendah 5 tahun telah meningkatkan optimisme pada pasar tenaga kerja AS, sementara bursa saham rebound di Eropa berkat keputusan ECB yang bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan ekoniominya.
• Euro terkoreksi ke level intraday low di $1,3038, dan terakhir bergerak di sekitar $1,3062, atau turun 0,87%.
• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 130,63 poin atau 0,89% di 14831,58. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> bertambah 14,89 poin atau 0,94% di 1597,59. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 41,49 poin atau 1,26% di 3340,62.
• Jumlah klaim pengangguran AS di pekan lalu turun tajam ke level terendah sejak awal resesi 2007‐09, mengisyaratkan terjadinya pemulihan di pasar tenaga kerja meskipun ekonomi masih relatif lemah.
• "U.S. markets are very focused on jobs, and the claims report suggests the positive trend of hiring could be continuing," kata Weyman Gong, chief investment strategist pada Signature di Norfolk, Virginia.
• Data klaim pengangguran dirilis sehari menjelang rilis data ketenagakerjaan (non‐farm payrolls) dari Departemen Tenaga Kerja. Adapun data lain menunjukkan menyempitnya defisit perdagangan AS di bulan Maret, meskipun turunnya impor dan ekspor memberikan warning mengenai kekuatan permintaan domestik dan asing.
• Indeks saham Eropa berdasarkan barometer FTSEurofirst 300 index <.FTEU3>, berhasil merangkak naik ke teritorial positif setelah hampir sepanjang perdagangan kemarin berada di zona merah. Indeks tercatat naik 0,42% dan ditutup di 1206,53 mendekati intraday high tahun ini di 1209,09 yang dicapai hari Selasa.
• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> juga menghapus kerugiannya dan berhasil ditutup naik 0,18% di 367,90.
• Bund futures Jerman mencatat rekor tertinggi dan yield obligasi tenor 2 tahun menjadi negatif setelah ECB membuka peluang untuk berlanjutnya kebijakan moneter longgar. Bund futures <FGBLc1> naik lebih dari 50 basis poin ke level rekornya 147,20 dan settle di 147,16 dan imbal hasil obligasi Jerman turun.
• Harga Treasury AS diperdagangkan mendekati titik impas meskipun terjadi penurunan pada klaim pengangguran, dengan harga Treasury tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield 1,6289 persen.
• Harga minyak naik hampir $3 di atas $102 per barel menyusul langkah pemangkasan suku bunga ECB telah mendorong minat pada aset beresiko. Brent crude <LCOc1> ditutup naik $2,90 di $102,85 per barel. Sedangkan U.S crude <CLc1> naik $2,96 ke $93,99.
• Harga emas juga turut naik pasca keputusan ECB. Emas naik 0,8% ke $1467,81 per ons, setelah mencatat intraday high di $1473,40.
(vaf)
Kamis, 02 Mei 2013
IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 2 MEI 2013
- IHSG kemarin berhasil membuat level tertinggi baru, dengan menciptkan record tertinggi baru di level 1562, biasanya IHSG setelah naik 2-3 hari, maka akan konsolidasi selama 5-7 hari kemudian baru naik kembali.
- So subuh ini dow ditutup turun hampir 1%, sehingga IHSG akan kembali terjadi profit taking, sekaligus menguji level support pada level 5021.
- Tidak banyak saya harus bercerita hari ini, selain saham property masih tetap menjadi primadona diantara semua sektor yang ada di IHSG, so jangan bermain jauh dari sektor ini.
- Sedangkan sektor yang masih down trend berat tetap sektor batu bara dan CPO, sebaiknya hindari saham-saham yang down trend berat kecuali hanya bermain pull back saja, jangan buy and hold.
- Pemerintah belum juga mengumumkan kenaikan harga BBM, ini membuat market ikut juga wait and see dan tidak menentu.
- Kemarin saham BBRI rally hingga level 9950, dan asing masih tetap collect saham ini, berbeda dengan saham BMRI dan BBCA.
- Waspada aksi profit sementara untuk hari Kamis dan Jumat ini menjelang akhir pekan, tetapi secara TA IHSG masih strong bullish.
TLKM
MDLN
BBKP
Tabel entry, stop dan target harga :
Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.
W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).
OUTLOOK US & GLOBAL 2 MEI 2013
• Harga minyak berjangka dan saham AS turun di hari Rabu kemarin setelah rilis terkini data ekonom AS dan Cina kian menambah kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi global.
• Pasar terlihat tidak terlalu menanggapi atas hasil sidang The Fed semalam yang berencana untuk membeli obligasi senilai $85 milyar per bulannya guna menjaga suku bunga tetap rendah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, sebuah keputusan yang telah diantisipasi pasar sebelumnya. Yield obligasi pemerintah AS naik dari level terendah 4 bulan setelah muncul testimoni The Fed tersebut, sementara dolar dengan cepat menguat atas yen. The Fed melihat adanya resiko ekonomi atas langkah penghematan yang dilakukan Washington belakangan ini.
• "That the Fed won't end QE (quantitative easing) any time soon is positive for stocks in the near term, but the data we've seen is creating a lot of angst for investors," kata Mike Gibbs, co‐head of the equity advisory group pada Raymond James di Memphis, Tennessee.
• Diantara data terkini AS yang menunjukkan terjadinya perlambatan ekonomi antara lain data ADP National Employment yang menunjukkan perusahaan swasta menembah pekerjaan sebanyak 119000 di bulan April, jauh di bawah ekspektasi terjadi penambahan 150000. Laporan lainnya datang dari Institute for Supply Management yang menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami ekspansi tipis di bulan April.
• Disamping itu, pertumbuhan sektor manufaktur di CIna juga diluar dugaan melambat di bulan April seiring turunnya order baru, menambah kekhawatiran mengenai kesehatan ekonomi negara tersebut pasca rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama yang mengecewakan.
• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 138,85 poin atau 0,94% dan ditutup di 14700,95. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 14,87 poin atau 0,93% di 1582,70. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 29,66 poin atau 0,89% di 3299,13. Indeks S&P 500 menembus level intraday hiugh dan level penutupan tertingginya pada hari Selasa.
• MSCI's world equity index <.MIWD00000PUS> turun 0,6%, sementara Britain's FTSE 100 <.FTSE> naik 0,3%, dipimpin naiknya saham perbankan ditengah ekspektasi akan dilanjutkannya kebijakan moneter longgar oleh ECB ketika bersidang hari Kamis ini.bursa saham Paris dan Frankfurt tutup berkenaan dengan libur Hari Buruh.
• Data yang menunjukkan naiknya stok minyak mentah AS ke level tertingginya juga turut menekan harga minyak. Brent crude futures <LCOc1> turun $2,42 ke $99,95 per barel. Sedangkan U.S. oil <CLc1> turun $2,43 ke $91,03.
• Dolar terakhir kali tercatat turun 0,06% ke sekitar 97,35 yen setelah sempat menguat tajam. Sementara euro naik 0,2% terhadap dolar di $1,3186.
• ECB diprediksi akan memangkas suku bunganya ke level rekor terendah 0,5% pada sidangnya nanti malam dan pelaku pasar ingin melihat upaya besar apalagi yang akan ditempuh ECB untuk menyelamatkan perekonomian zona euro.
• Di pasar obligasi, Treasury AS tenor 10 tahun naik 11/32 dengan yield 1,637%, setelah terkoreksi ke 1,614% sebelum muncul statement The Fed, level terendahnya sejak Desember. Yield telah turun dari sekitar 1,67% sebelumnya di hari Rabu.
• Harga tembaga turun menyusul kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Cina sebagai konsumen utamanya. Harga tembaga berjangka turun 3,6% di $6795 per ton setelah diperdagangkan mendekati level terendah 18 bulan yang dicapainya di pekan lalu.
• Sementara harga emas turun lebih dari 1$, prosentase penurunan harian terbesarnya sejak mencatat penurunan historisnya di pertengahan April, meskipun logam mulia tersebut berhasil memangkas kerugiannya setelah keputusan The Fed semalam. Harga emas turun 1,3% di $1457,90 per ons
(vaf)
Rabu, 01 Mei 2013
IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 1 MEI 2013
- Di penghujung bulan April 2013, dan di penghujung akhir sesi penutupan IHSG diangkat dan membuat sejarah baru yaitu menembus level tertinggi sebelumnya 5021 menuju 5034.
- Salah satu faktor yang membuat kenaikan IHSG adalah kenaikan yang luar biasa pada saham UNVR (naik 14%) dan saham BBRI yang asing masih agresif melakukan pembelian, sehingga hampir dipastikan BBRI akan menguji level resist hari ini pada harga Rp. 9.500,-, tembus 9500, maka akan menguji level 10.000,-
- Sementara saham BMRI dan BBCA telah mengeluarkan lap keu Q-1 2013, namun tidak membuat kejutan terhadap sahamnya, itulah pentingnya TA, karena every thing is discounted on price.
- Ada 2 hal yang penting diperhatikan pada bulan Mei 2013 ini, yang pertama adalah hari ini seperti biasa awal bulan adalah pengumuman data inflasi yang konon akan bagus yaitu deflasi, parhatian kedua adalah rencana kenaikan BBM yang semula akan diberlakukan 2 harga, kini Pemerintah akan menaikan 1 harga buat seluruh kendaraan, adapun harga BBM diperkirakan menjadi Rp. 6.000,-
- Dampak kejadian kenaikan BBM memang ada faktor positif dan negatifnya, faktor negatifnya terutama terhadap sektor banking, properti dan Automotif, sedangkan sektor selainnya malah diuntungkan, karena pemerintah mempunyai dana kembali untuk melakukan pembangunan infrastruktur.
- Pada tahun 2005 dampak kenaikan BBM, malah membuat IHSG semakin naik, karena kenaikan BBM tsb malah didukung oleh asing, yang berarti ada persamaan persepsi kenaikan BBM akan membuat pertumbuhan ekonomi semakin bagus.
- Sektor yang semakin jelek adalah sektor mining (terutama coal) dan sektor agri (terutama CPO), yang harga sahamnya break down support dan turun cukup dalam kemarin.
- Saham Bakrie kecuali ENRG semua lesu, demikian juga saham Bimantara, kecuali saham MSKY dan BMTR, yang lain juga sama lesu tidak bergairah.
- Hari ini IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikannya dengan range 5050-5060, namun setelah itu seperti biasa, akan terjadi konsolidasi lagi 5-7 hari sambil menunggu kekbijakan harga BBM yang berubah-ubah tidak ada sikap tegas dari Pemerintah.
BSDE
MSKY
Tabel entry, stop dan target harga :
Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.
W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).
OUTLOOK US & GLOBAL 1 MEI 2013
- Dolar menembus level terendah 2 bulan pada hari Selasa menyususl ekspektasi The Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya, sementara S&P 500 mencatat rekor tertinggi dipicu naiknya saham Apple. Indeks S&P menembus rekor intraday high sesaat sebelum tutup pasar, dan settle di level tertinggi sepanjang masa. Indeks juga mencatat kenaikan 1,8% sepanjang bulan April.
- Apple telah memukau pasar obligasi dengan kesepakatan obligasi non‐bank terbesar dalam sejarah, menawarkan penjualan senilai $17 milyar. Harga Treasury AS melemah setelah penjualan obligasi, sementara saham perusahaan teknologi melejit 2,9% ke $442,78, memimpin kenaikan pada S&P 500 dan juga Nasdaq.
- Investor meyakini bahwa The Fed akan melanjutkan program pembelian obligasinya sebagai respon atas melemahnya pemulihan ekonomi. Sementara ECB pada hari Kamis besok diprediksi akan memangkas suku bunganya.
- Data hari Selasa kemarin menunjukkan terjadi kontraksi diluar dugaan pada aktifitas bisnis di wilayah Midwest AS, sebuah indikasi terkini akan melambatnya pertumbuhan ekonomi.
- Indeks dolar, barometer untuk melihat nilai tukar terhadap sejumlah rival utamanya, menembus level terendahnya sejak akhir Februari di 81,598 dan terakhir bergerak melemah 0,5% di 81,711. Euro terapresiasi ke level intraday high di $1,3185, level terkuatnya sejak 17 April. Euro terakhir tercatat naik 0,5% di $1,3164.
- MSCI's world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0,6%, sementara FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 0,2%.
- Di Wall Street, Dow Jones industrial average <.DJI> naik 21,05 poin atau 0,14% di 14839,80. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 3,96 poin atau 0,25% di 1597,57. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 21,77 poin atau 0,66% di 3328,79.
- Rilis mengecewakan data aktifitas bisnis di AS mampu diredam oleh rilis optimis data perumahan dan juga kenaikan saham Apple, dimana hal ini telah mendorong naiknya indeks saham AS. Hanya sepekan setelah mengumumkan penurunan laba kuartalan pertamanya dalam 1 dekade terakhir, Apple menawarkan kesepakatan besar untuk mengumpulkan dana bagi program ambisius yang akan mengembalikan $ 100 miliar tunai kepada pemegang saham Apple.
- Treasury AS tenor 10 tahun tercatat turun 2/32 dengan yield 1,6734 persen. harga obligasi awalnya memangkas keuntungannya setelah adanya penawaran Apple. Namun pelaku pasar mengatakan yield Treasury nampaknya akan tetap rendah dan kurva yield‐nya cenderung flat, mempersempit perbedaan antara yield jangka pendek dan jangka panjang.
- Institute for Supply Management‐Chicago business barometer turun ke 49, di bawah angka 50 yang mengindikasikan sektor mengalami kontraksi. Laporan tersebut sempat menekan indeks saham AS di awal sesi. Namun laporan lainnya bernada positif. The S&P/Case‐Shiller index of 20 metropolitan areas menunjukkan harga rumah naik 9,3% di bulan Februari dari tahun sebelumnya, kenaikan terpesatnya sejak Mei 2006. Data juga menunjukkan terjadi peningkatan kepercayaan konsumen di bulan April.
- Sementara data ekonomi Eropa memperkuat pandangan bahwa ECB akan memangkas suku bunganya pada sidangnya Kamis besok. Inflasi di zona euro menembus level terendah 3 tahun dan tingkat pengangguran naik ke rekor tertingginya. Turut menambah kekhawatiran adalah data penjualan ritel Jerman diluar dugaan turun di bulan Maret sementara ekonomi Spanyol terkontraksi dalam 7 kuartal berturutan di kuartal pertama tahun ini. Jika ECB memangkas suku bunganya 25 basis poin, maka akan menempatkan suku bunganya di rekor terendahnya menjadi 0,5%.
- Harga minyak dan emas terkoreksi. Harga minyak Brent turun $1,44 ke $102,37 per barel sedangkan harga minyak mentah AS turun $1,04 di $93,46 per barel. Ems juga tertekan menjelang sidang bank sentral. Harga emas turun 0,2% ke $1473,54.
(vaf)
Langganan:
Postingan (Atom)












