Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Rabu, 11 Juli 2012

OUTLOOK US & GLOBAL 11 JULI 2012


• Euro jatuh ke posisi terendah dalam kurun 2‐tahun terakhir terhadap dolar AS seiring kekhawatiran investor bahwa pengadilan Jerman dapat menunda dana bailout baru untuk Eropa, sementara serangkaian peringatan laba dari korporasi AS menekan kinerja Wall Street. Harga minyak memperpanjang pelemahan, sementara Brent jatuh di bawah 100 USD per barel setelah data menunjukkan Cina mengimpor minyak mentah lebih sedikit dari perkiraan pada periode Juni, sedangkan pemerintah Norwegia memerintahkan mengakhiri pemogokan pekerja minyak yang telah mengancam produksi.
• Namun demikian bursa saham Eropa, naik setelah menteri keuangan zona euro sepakat untuk memberikan dana bailout perdana untuk Spanyol sebesar 30 miliar euro pada akhir Juli. Secara terpisah, pengadilan tinggi Jerman memulai sidang mengenai apakah dana zona euro, yang dikenal sebagai the European Stability Mechanism, dan perubahan yang direncanakan untuk aturan anggaran kawasan telah sesuai dengan konstitusi Jerman.
• Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan kepada pengadilan bahwa penundaan yang signifikan dalam menyetujui kebijakan akan memicu gejolak pasar keuangan. Imbal hasil obligasi pemerintah Spanyol dan Italia obligasi menurun, sementara bursa saham Eropa berakhir naik hampir 1 persen. Penundaan terhadap dana bailout lebih dari beberapa minggu akan memperlambat proses pelaksanaan dana talangan yang sudah berlarut‐ larut, dan berpotensi menekan kinerja euro dan ekuitas.
• Euro anjlok ke level 1,2233 <EUR=> terendah sejak 1 Juli 2010. Euro berakhir melemah 0,5 persen ke level 1,2253. Euro juga melemah ke 97,20 <EURJPY=> dan terakhir diperdagangkan turun 0,7 persen pada 97,31, menurut data Reuters. Indeks FTSE 300 EUROFIRST <FTEU3.> ditutup naik 0,9 persen pada 1,039.12. Sedangkan indeks bursa saham global MSCI <. MIWD00000PUS> turun 1,2 persen.
• Menteri‐menteri zona euro memutuskan memberi bantuan untuk Spanyol hingga 2014, untuk mencapai pengurangan defisit anggaran. Tapi para petinggi keuangan tersebut tidak membuat kemajuan nyata tentang cara baru dana penyelamatan blok tersebut, yaitu ESM, yang akan digunakan untuk membantu menurunkan ongkos penerbitan surat utang pemerintah Madrid.
• Ekonomi terbesar kedua dunia, China, membatasi impor pada bulan Juni sebagai bukti lebih lanjut bahwa tiga tahun lamanya krisis utang Eropa membebani kegiatan ekonomi di seluruh dunia. Pertumbuhan impor tahunan hanya 6,3 persen pada Juni, jauh dari perkiraan 12,7 persen oleh ekonom, dan 12,7 persen yang dicapai pada bulan Mei. Minyak mentah Brent <LCOc1> turun 2,37 USD ke 97,94 USD per barel, sementara minyak mentah AS <CLc1> tuurn 2,08 USD ke 83,91 USD per barel.
• Peringatan laba dari korporasi di AS memperparah kekhawatiran lesunya ekonomi dunia dan berdampak pada earning korporasi, menekan kinerja bursa saham AS. Indeks Dow Jones Industrial Average <DJI.> jatuh 83,17 poin atau 0,65 persen, ke 12,653.12. Indeks Standard & Poor 500 <. SPX> turun 10,99 poin atau 0,81 persen, ke 1,341.47. Nasdaq Composite Index <IXIC.> turun 29,44 poin atau 1,00 persen, ke 2,902.33.
• Saham Advanced Micro Devices jatuh 11,2 persen setelah produsen chip tersebut memangkas prospek untuk pendapatan triwulan kedua 2012. Applied Materials Inc sahamnya anjlok 2,7 persen setelah mengatakan bahwa perusahaan tersebut memprediksi akan gagal mencapai target tahunannya. Saham produsen mesin, Cummins memberikan kontribusi ke pelemahan pasar setelah memangkas perkiraan penjualan tahunan untuk 2012. Saham Cummins berakhir turun 8,9 persen.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar