Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Selasa, 03 April 2012


- Ternyata penundaan BBM tidak ada pengaruh negative terhadap IHSG, dan kemarin IHSG mampu ditutup pada level 4166, artinya sekitar 30 points lagi IHSG akan mencapai level tertinggi yang pernah diukir IHSG pada tanggal 2 Agustus 2011 yaitu 4195.
- Pertanyaannya apakah IHSG sanggup break all time new high menembus level 4195 ?
- Jawabannya : Sepanjang Asing tidak melakukan agresif jual dan tetap melakukan “net buy” seperti yang sedang dilakukan beberapa minggu terakhir ini, tentu saja bukan hal yang sulit untuk menembus level4195 tsb.
- Sektor yang banyak mengangkat IHSG terlihat pada table “Perbandingan Harga Saham” diatas adalah sektor properti, sedangkan sektor banking sudah mendekati harga pada sekitar Agustus 2011, sedangkan sektor yang masih sangat tertinggal “jauh” adalah sektor “COAL”.
- Tentu saja untuk mengangkat IHSG menembus level 4195 harus ada saham yang diunggulkan, sector infrastruktur dan property sudah naik tinggi, apakah giliran sector banking? Sedangkan sektor “Coal” biasanya bergerak setelah memasuki semester ke-2.
- Namun tidak kemungkinan juga harga coal akan menunjang kenaikan IHSG mengingat harga minyak dunia yang kembali merangkak naik ke level 105 usd, walaupun masih jauh saham-saham coal kembali ke level tertingginya, katakanlah saham BUMI untuk kembali ke level 3500, dlsb.
- Tidak perlu banyak beranalisa dan menebak-nebak arah market, sepanjang tidak ancaman yang serius, let the profit run sambil memasang traling stop adalah suatu tindakan yang paling bijaksana, karena tidak ada seorang’pun yang bisa menebak arah market 100% secara benar.
- Beberapa saham yang kinerjanya buruk Q4/2011 dibandingkan ekspektasi :
a. BUMI : -19.15% dibandingkan laba tahun 2010.
b. DILD : -60.69%
c. ELSA : -147.41%
d. IPOL : -69.91%
e. JPFA -38.46%
f. BRPT -50.16%
g. GJTL – 17.69%
Silahkan di cek lagi kebenarannya.
- Inflasi yang dikeluarkan BPS kemarin hanya 0.07%, berarti rendah dan bagus buat saham ASII, Banking dan property.
- Kenaikan IHSG sudah 5 hari berturut-turut, sebaiknya waspadai aksi profit taking mendadak ketika ada koreksi, namun koreksi dibawah 1%, menandakan koreksi yang sehat. Bagi trader yang buy high sell higher tentu saja strategynya akan berbeda dengan trader yang sempat buy low dan belum dijual.

IHSG



BBRI



HRUM



BHIT



ENRG


Tidak ada komentar:

Posting Komentar