Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Selasa, 18 Desember 2012

IHSG OUTLOOK & TABEL ENTRY 18 DESEMBER 2012


  • Waktu untuk trading buat Bursa saham Indonesia tinggal menyisakan beberapa hari, karena terpotong oleh suasana hari Natal dan Tahun Baru, sehingga nampak IHSG semakin sepi dan terasa kurang bergairah.
  • Asing masih melakukan net buy sebesar 66 Milyards, dengan beberapa saham unggulan yaitu ASII, HRUM, SMGR, TLKM, ADRO, UNVR GGRM, sedangkan asing melakukan net sell pada saham-saham BBRI, JSMR, LPKR, INDF, INTP, MNCN, PGAS.
  • Hari ini adalah hari perdana Listing saham rokok Wismilak, dengan kode WIMM di harga Rp. 650,-, mari kita lihat bagaimana market menyambut harga saham IPO Wismilak ini.
  • Sedangkan esok hari adalah listing saham Waskita Karya dengan kode WSKT.
  • Dengan adanya 2 hari berturut-turut IPO kedua saham ini, diharapkan IHSG sedikit lebih bergairah tentunya dibandingkan hari-hari sebelumnya, Saham ASII nampak mulai dikumpulkan kembali oleh asing, sedangkan saham perbankan papan atas seperti BMRI, BBCA dan BBRI, ketiga-tiganya masih lesu.
  • Sektor mining yang masih boleh diperhatikan adalah HRUM berpotensi naik ke level 6500, dan harga Timah dunia yang sudah di level 23.000 usd/matric ton, ini memberikan angin segar kepada saham TINS, sedangkan untuk harga nikel masih tertinggal jauh dengan harga timah (Masih dibawah 20.000 usd/matric ton), sehingga dampaknya tidak akan sama saham TINS dengan saham ANTM dan INCO.
  • Penutupan Dow Jones naik +0.76% dan Nasdaq +1.1.32%, seharusnya memberikan angin segar kepada IHSG.
  • Semoga mendekati akhir bulan Desember 2012 masih ada beberapa emiten yang melakukan aksi window dressing.
IHSG




JPFA




SMRA






Tabel entry, stop dan target harga :



Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).

Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.

Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.

Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.

Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.

VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume'nya, berarti semakin bagus.

Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.

W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close > Open).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar