Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Selasa, 18 Desember 2012

OUTLOOK US & GLOBAL 18 DESEMBER 2012


• Bursa saham global terapresiasi pada hari Senin, didukung oleh indikasi adanya perkembangan pada negosiasi untuk menghindari apa yang disebut dengan “tebing fiskal”, sementara kemenangan Partai Demokratik Liberal Jepang telah mengangkat dolar ke level tertinggi 20 bulan terhadap yen.
• Pengaruh terbesar pergerakan mata uang di pasar uang dipicu kemenangan pemilihan telak bagi LDP Jepang pada hari Minggu, yang membuka jalan bagi perubahan dalam strategi ekonomi dalam upaya mengangkat ekonomi terbesar ketiga di dunia untuk keluar dari resesi. Kemenangan itu dipandang sebagai tekanan pada Bank of Japan untuk memudahkan lebih lanjut kebijakan moneternya pada pertemuan bank sentral berikutnya, yang akan berakhir pada hari Kamis, dimana berpotensi memicu tekanan jual pada yen. Kebijakan moneter yang lebih longgar dan bertambahnya pengeluaran diperkirakan untuk melemahkan mata uang, yang akan membantu untuk membuat ekspor lebih menguntungkan.
• Sementara di AS, setelah beberapa pekan terjadi kebuntuan, investor kembali ceria setelah adanya pembicaraan antara Presiden AS Barack Obama dengan Kepala DPR John Boehner di Gedung Putih yang telah menambah harapan bahwa Washington akan dapat mencegah kenaikan pajak curam dan pemotongan belanja yang mengancam perekonomian.
• Indeks S&P 500 ditutup pada level teratasnya dalam 2 bulan, dengan 10 sektor keseluruhannya mengalami apresiasi, dipimpin sektor keuangan dan sektor yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. S&P Financial Index <.GSPF> naik 2.1%, sementara S&P consumer discretionary sector <.GSPD> naik 1.8%. Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 100.38 poin atau 0.76%, di 13,235.39. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 16.79 poin atau 1.19% di 1,430.37. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 39.27 poin atau 1.32% di 3,010.60.
• SahamBankofAmerica<BAC.N>naikhampir4%ke$11danCitigroup<C.N>bertambah4.1%ke$39.15. • MSCIworldequityindex<.MIWD00000PUS>naik0.6%ke338.38,namunFTSEEurofirst300index<.FTEU3>ditutupmelemah0.1%.
• Harga obligasi pemerintah AS turun menyusul proposal pajak Boehner, dengan Treasury tenor 10 tahun turun 19/32 dengan yield di 1.7699%.
• Yen terkoreksi ke level terendah 20 bulan terhadap dolar setelah Partai Demokratik Liberal memenangkan pemilu dimana para pemimpinnya menjanjikan akan melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif untuk melemahkan mata uangnya.
• Mantan Perdana Menteri Shinzo Abe kembali ke tampuk kekuasaan dengan kemenangan LDP. Dia menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian yang tengah sekarat dengan memberikan kebijakan moneter ultra longgar dan kebijakan belanja fiskal yang besar untuk melawan deflasi, sebuah langkah untuk melemahkan yen agar memberikan keuntungan bagi sektor ekspor Jepang.
• Euro menguat terhadap yen, tapi penguatan euro terhadap dolar AS dihambat oleh kekhawatiran soal perekonomian Eropa menyusul pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi yang menegaskan kembali kekhawatirannya terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi Eropa.
• Di pasar New York, dolar naik 0.38% ke 83.77 yen, level terbaiknya sejak April 2011. Euro menguat 0.33% ke 110.24 yen namun turun dari posisi puncak 8‐1/2 bulan di $1.3191 untuk kemudian diperdagangka di sekitar $1.3158, atau mencatat turun 0.04% terhadap dolar.
• Harga minyak Brent turun, sementara harga minyak mentah AS naik menyusul berita bahwa ekspansi pemipaan di AS akan diselesaikan bulan depan. Brent crude futures <LCOc1> turun 54 sen ke $107.64 per barel sementara U.S. January crude <CLF3> naik 47 sen ke $87.20 per barel.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar