Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Rabu, 27 Maret 2013

OUTLOOK US & GLOBAL 27 MARET 2013


  • Ekuitas dan harga minyak naik pada perdagangan hari Selasa setelah rilis data manufaktur dan perumahan menambah optimisme akan meningkatnya perekonomian AS dan membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap soal bailout Siprus.
  • Wall Street menguat setelah data permintaan pada produk manufaktur (durable goods orders) AS meningkat di bulan Februari sementara harga rumah baru memulai tahun ini dengan mencatat kenaikan tahunan terbesarnya sejak Juni 2006.
  • Namun Conference Board, sebuah grup industri, melaporkan terjadinya penurunan pada data kepercayaan konsumen (consumer confidence) di bulan Maret seiring warga AS menjadi lebih pesimis terhadap prospek ekonomi jangka pendek, dan turut menambah kekhawatiran investor yang sebelumnya telah terbebani oleh masalah Siprus.
  • S&P 500 terapresiasi di akhir sesi untuk ditutup di level puncaknya sejak rally‐nya tahun ini yang telah berusaha untuk menembus angka penutupan tertinggi sepanjang sejarah pada bulan Oktober 2007. Indeks ditutup 1.38 poin di bawah level rekornya.
  • Investor perlu untuk mengamati lebih jauh perkembangan ekonomi untuk mendorong kenaikan ekuitas lebih lanjut.
  • Euro bergerak naik terhadap dolar namun masih mendekati level terendah 4 bulan, terbebani oleh implikasi dari rencana penyelamatan Siprus, dan apakah hal tersebut akan menjadi acuan untuk rencana masa depan ekonomi zona euro lain yang membutuhkan dana talangan. Mata uang tunggal tetap rentan terhadap tekanan menyusul kekhawatiran investor yang mungkin cenderung menghindari aset zona euro atau menarik uang dari bank di negara‐negara seperti Spanyol dan Italia yang tengah dililit utang.
  • Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 111.90 poin atau 0.77% di 14,559.65. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 12.08 poin atau 0.78% di 1,563.77.
    Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 17.18 poin atau 0.53% di 3,252.48.
  • MSCI's all‐country world index <.MIWD00000PUS> naik 0.42% ke 359.29.
  • Di Eropa, indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> berakhir naik 0.21% di 1,188.89.
  • Dalam kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif, Brent crude <LCOc1> akhirnya ditutup naik $1.19 di level $109.36 per barel. Brent telah merosot dari $119 per barel di awal Februari, namun ketidakpastian pasar kemungkinan akan segera mereda. Sementara untuk U.S. crude <CLc1> ditutup naik $1.53 di $96.34 per barel, harga penutupan tertingginya sejak 19 Februari.
  • Euro terakhir bergerak menguat 0.007% di $1.2858. ketidakpastian politik di Italia dan perbedaan antara melemahnya ekonomi Eropa dan memulihnya ekonomi AS, ditambah oleh
    keprihatinan tehadap krisis Siprus, kemungkinan masih akan membatasi penguatan euro.
  • Harga obligasi pemerintah AS berhasil menguat di akhir sesi New York. Treasury AS tenor 10 tahun ditutup naik 2/32 dengan yield 1.9111%.
  • Emas, yang biasanya diuntungkan oleh ketidakpastian ekonomi, justru mencatat pelemahannya kemarin. U.S. gold futures for April delivery <GCJ3> berakhir melemah $8.80 di $1,595.70 per ons. Sedangkan harga emas spot turun $6.00 ke $1,598.90.
    (vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar