Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Rabu, 10 Juli 2013

OUTLOOK US & GLOBAL 10 JULI 2013


• Pasar ekuitas global melanjutkan keuntungannya pada hari Selasa dan dolar menembus level tertinggi 3 tahun, dipicu optimisme diantara investor setelah laporan awal yang menggembirakan untuk musim laporan laba perusahaan AS dan rilis positif data pekerjaan AS.
• Investor cenderung optimis laporan laba akan melampaui ekspektasi. Sementara turut menambah optimisme adalah laporan pekerjaan AS yang meningkat di bulan Mei, memberikan indikasi positif untuk pasar tenaga kerja AS.
• Pasar ekuitas awalnya merespon positif laporan laba produsen alumunium, Alcoa, setelah membukukan laba yang menggembirakan di hari Senin. Sebanyak 9 dari 10 sektor industri mengalami peningkatan. Saham industri dan material mencatat kenaikan terbesar, meskipun Alcoa ditutup melemah 0,01% di $7,91 per saham usai dibuka menguat. Alcoa mengatakan pihaknya melihat adanya pertumbuhan permintaan global yang solid di tahun ini. Indeks S&P 500 ditutup melemah 1% di bawah level penutupan tertingginya sepanjang masa di 1669,16 yang dicapai pada 21 Mei lalu.
 Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 75,65 poin atau 0,50% di 15300,34. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 11,86 poin atau 0,72% di 1652,32. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 19,43 poin atau 0,56% di 3504,26.
• Berdasarkan data Thomson Reuters hingga awal Selasa, ekspektasi analis untuk laporan laba perusahaan S&P 500 akan naik 2,9% di kuartal kedua dari setahun lalu, sedangkan pendapatan diperkirakan akan meningkat 1,5%. Dari 23 perusahaan yang tergabung kedalam indeks S&P 500 yang telah melaporkan hasil labanya, 65,2% berhasil melampaui ekspektasi analis, 21,7% sesuai ekspektasi dan 13% di bawah ekspektasi.
• Saham perusahaan tambang turut mendukung kenaikan saham Eropa ke level penutupan tertingginya dalam sebulan, dipicu laporan laba dan pendapatan Alcoa yang melampaui ekspektasi dan membantu mendukung sentimen positif di sektor tersebut. Komentar dari Deutsche Bank juga turut memberi dukungan positif pada saham‐saham sumber daya (resource), yang mana masih mencatat turun 27,7% tahun ini akibat kekhawatiran earnings.
 FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> menembus level tertingginya dalam sebulan sebelum memangkas keuntungannya, menyusul kesepakatan untuk memberikan Yunani angsuran bailout terbaru senilai 68 milyar euro telah mendukung suasana optimis. Indeks saham Eropa naik 0,79% untuk ditutup di 1188,95. Sedangkan indeks ekuitas global dalam MSCI naik 0,75%.
• Yunani mengatakan, kesepakatan telah membantu obligasi Yunani dan Portugal melanjutkan apresiasinya dalam beberapa hari terakhir. Hal ini juga turut mengangkat nilai tukar euro dari posisi terendah 7 pekan sejak ECB memperjelas sikapnya di pekan lalu yang berencana memangkas kembali suku bunganya.
• Euro jatuh ke level intraday low terhadap dolar setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor's memangkas peringkat utang Italia. Euro jatuh serendah $1,2754, level terendah 3 bulan, dan terakhir tercatat melemah 0,638% di sekitar $1,2781.
• Dolar menguat menembus level tertinggi 3 tahun belakangan ini terhadap sejumlah rival utamanya, dimana investor memprediksi apresiasi akan berlanjut menyusul The Fed bersiap untuk mengurangi program stimulusnya. Kenaikan terbesar dolar adalah terhadap sterling setelah rilis data ekonomi Inggris yang lebih rendah dari perkiraan menyeret sterling mendekati level terendah 3 tahun dan mempertegas perbedaan kebijakan moneter antara Inggris dan AS. Indeks dolar naik 0,53% di 84,636.
• Euro memperoleh sejumlah dukungan setelah Yunani mengamankan bantuan untuk mencegahnya dari gagal bayar di bulan Agustus, namun komentar dari anggota ECB Joerg Asmussen memberi tekanan.
• Harga Treasury AS stabil setelah investor bersiap untuk penjualan $32 milyar obligasi tenor 3 tahun, bagian pertama dari $66 milyar coupon‐bearing supply dalam pekan ini. Treasury tenor 10 tahun stabil dengan yield 2,677 persen.
• Perdagangan minyak Brent dan kontrak berjangka minyak mentah AS terlihat lesu ditengah tipisnya volume transaksi, dengan keuntungan menutup akhir sesi yang didorong oleh kenaikan pasar saham. Perdagangan melemah di awal sesi karena kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah membuat investor waspada. Brent <LCOc1> ditutup naik 38 sen menjadi $107,81 per barel. Minyak mentah AS naik 39 sen untuk menetap di $103,53 per barel. Setelah tutup pasar, harga minyak mentah AS melonjak lebih dari 1 persen menyusul rilis data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah turun sebesar 9 juta barel, terhadap perkiraan untuk 3,3 juta barel. US light crude futures naik ke level tertinggi di $104,76.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar