Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Kamis, 01 Maret 2012

IHSG OUTLOOK 1 MARET 2012


- Hari ini adalah hari pertama pada bulan Maret 2012, kembali siang ini kita menantikan data inflasi, apakah angka inflasi ini akan baik sehingga akan kembali mengangkat saham perbankan?
- Kemarin asing kembali masuk bursa IHSG dengan value transaksi sangat besar yaitu 1,7 trilyun rupiah, dan mengangkat semua saham Blue Chips/LQ-45, terutama saham BBNI, BMRI, SMGR, GGRM, PGAS, BBCA, TLKM, UNTR, INDF, INTP, BBRI, ADRO, ASII.
- Pagi ini Dow ditutup melemah 0.41% sehingga berada dibawah level psikologis, sehingga besar kemungkinan membuka peluang untuk melakukan aksi “profit taking” kembali di Asia terutama Hangseng dan Nikkei.
- Bagaimana dengan IHSG ? Gerakan IHSG dalam waktu sepekan terakhir ini sudah anomaly dengan Dow dan regional, seperti kemarin IHSG naik perkasa sendiri dengan kenaikan yang begitu tinggi sebesar 2,1% berbeda dengan Nikkei ataupun Hangseng.
- Alasan kenaikan IHSG kemarin yang sangat tinggi itu adalah masuknya dana asing yang melimpah, dengan demikian gerakan IHSG hari ini masih akan sangat dipengaruhi oleh “apakah asing masih agresif melakukan pembelian?”, jika asing tidak banyak melakukan pembelian, secara otomatis akan terjadi aksi profit taking, sebaliknya jika asing masih agresif masuk ke bursa IHSG, tentu saja kemungkinan besar IHSG masih akan rally.
- Perhatian kita saat ini adalah sanggupkah IHSG menembus level 4000 yang tinggal 15 points lagi? Bila mampu, berarti IHSG berpeluang menuju level 4040 kembali.
- Namun jika tidak mampu menembus level 4000, akan terjadi aksi profit taking kembali.
- Banyak saham-saham yang saat ini akan menguji level resist, oleh karena itu patut dicermati dengan seksama, penembusan revel-level resist membuka peluang IHSG untuk break level 4040, antara lain saham-saham sbb :
a. BMRI : saat ini menguji level resist 6450-6500, tembus level 6500 maka akan berpeluang menuju level 6750. S : 6350… 6250, R : 6500… 6600. (Jika tembus 6500, hold and take profit ketika mencapai level 6750).
b. BBRI : Saat ini menguji level resist 7000, tembus level 7000, maka berpeluang menuju level 7150-7250. S : 6850… 6750, R : 7000… 7150.( Jika tembus level 7000 hold and take profit pada level 7150-7250).
c. BBCA : Saham ini jika tidak turun dibawah 7600, maka berpeluang naik ke level 7850-8000, namun waspadai jika tidak mampu bertahan dibawah 7550, maka sebaiknya take profit dulu.
d. BBNI : Kemarin asing paling agresif pada saham ini, close = high, aksi profit taking bisa saja terjadi hari ini jika asing tidak melakukan agresif pembelian, karena harga terlalu jauh dari MA5, namun jiga asing masih agresif memborong saham ini, BBNI akan mencapai harga 3950-4000. S: 3700… 3675, R : 3825… 3850.
e. GGRM : Asing juga sangat agresif memborong saham rokok ini, target harga terdekat adalah 59.500, namun waspadai aksi profit taking terjadi bila asing berhenti memborong saham ini. S : 56.000… 55.000, R : 57.500… 58.000.
f. UNTR : Sanggupkah UNTR mencapai level tertingginya kembali pada harga 30.200? Kemarin ope gap up 28.250-28.400 membuktikan power saham ini untuk naik, hari ini masih tetap apakah asing memborong saham ini atau tidak? S : 28.800… 28.500, R : 29.300… 29.500.
g. ASII : Saham ini kemarin naik sebesar 1,5%, namun asing tidak begitu banyak memborong saham ini, so sebaiknya hati-hati, peluang naik mencapai level tutup gap 71.500-72.000 masih terbuka, namun waspadai bila terjadi aksi profit taking. S : 70.300… 69.700, R : 71.500… 72.000
9. Melihat semua saham-saham tsb diatas mendekati level resist, maka saat ini “Risk > Reward”, oleh karena itu hati-hati bila mengambil posisi pembelian, kecuali jika level resist tsb jebol dan IHSG mampu dengan mudah menembus dan bertahan diatas level 4000.
10. Satu hal yang mengejutkan adalah harga emas dunia yang kemarin anteng-anteng mendekati level 1800 usd/troy ounce, semalam turun anjok lebih dari 5%, sehingga saat ini turun dibawah level psikologis 1700/troy ounce, ada apakah gerangan ini? jadi hati-hati terhadap saham komoditi.


IHSG


Tidak ada komentar:

Posting Komentar