Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Kamis, 24 Januari 2013

OUTLOOK US & GLOBAL 24 JANUARI 2013


• Pasar saham Eropa dan AS naik di hari Rabu, didukung oleh laporan laba perusahaan yang mengagumkan dan perpanjangan plafon utang AS. Kenaikan pada pasar saham AS telah mendorong indeks S&P 500 hanya 4.7% dari level penutupan tertinggi sepanjang masa di 1,565.15. Namun pasar berpotensi tertekan pada perdagangan hari Kamis ini setelah laporan laba Apple yang mengecewakan investor usai tutup pasar.
• Sementara itu, DPR AS memilih untuk memperpanjang otoritas pinjaman pemerintah di bawah batas utang federal sampai Mei.
• Saham sektor teknologi sedang menjadi sorotan, setelah laporan laba yang kuat dari IBM dan Google pada Selasa kemarin. Usai tutup pasar, Apple Inc, perusahaan teknologi terbesar dunia, melaporkan perolehan laba kuartal keempat yang sedikit di bawah ekspektasi Wall Street menyusul penjualan iPhone di bawah target. Saham Apple turun 6.5% usai tutup pasar. Sedangkan saham IBM mendukung penguatan indeks Dow. Saham IBM naik 4.4% setelah perusahaan memberikan proyeksi 2013 yang lebih baik dari ekspektasi pasar dan melaporkan perolehan laba kuartal keempat yang lebih besar dari perkiraan.
• Di pasar Wall Street, Dow Jones industrial average <.DJI> naik 67.12 poin atau 0.49% di 13,779.33. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 2.25 poin atau 0.15% di 1,494.81. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 10.49 poin atau 0.33% di 3,153.67.
• MSCI index of global markets <.MIWD00000PU> stabil, Namun Europe’s FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0.19%, mendekati level tertinggi 22 bulan. Germany's DAX <.GDAXI>, yang mendekati level tertinggi 2008, naik 0.15%, dan Britain's FTSE 100 index <.FTSE> naik 0.3%.
• Investor beralih ke saham setelah yield obligasi melemah. Namun Treasury AS berhasil naik 4/32, sehingga mendorong yield turun menjadi 1.83%.
• Sedangkan di pasar uang, yen stabil terhadap dolar dan euro, menyusul keputusan pelonggaran moneter BOJ yang masih jauh dari harapan. Yen masih tercatat melemah 11% dari level medio November, ketika investor mulai memburu yen dipicu prospek kebijakan moneter yang akomodatif dari BOJ.
• Pekan ini BOJ telah menaikkan target inflasinya menjadi 2% dan berjanji untuk membeli aset. Namun langkah pembelian aset nampaknya baru akan dilakukan setelah 2014, sebuah indikasi yang mengecewakan investor.
• Dolar stabil di 88.70 yen, turun dari level tertinggi 2‐1/2 tahun di 90.25 yen yang dicapai pada hari Senin sebelumnya. Euro juga bergerak tipis terhadap dolar di $1.3316.
• Pandangan investor meningkat jelas mengenai prospek ekonomi zona euro seiring membaiknya pasar obligasi Portugal. Penjualan pertama untuk obligasi Portugal sejak langkah penyelamatan 2011 telah menarik permintaan yang kuat, sehingga membuka peluang untuk negara meminta kelanjutan dukungan dari ECB. Sementara obligasi Spanyol tenor 10‐ tahun yang dijual pada hari Selasa dibanjiri oleh permintaan dari investor asing.
• Harga emas melanjutkan koreksinya dari level tertinggi 1 bulan setelah sebuah laporan menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen zona euro telah membatasi minat investor pada emas. Harga emas tercatat di $1,684.86 per ons. Perkembangan pembicaraan mengenai plafon utang AS telah mengurangi posisi emas sebagai aset aman resiko.
• Harga minyak mentah AS turun tajam di akhir sesi New York hari Rabu kemarin, setelah berita mengenai pipa minyak telah membatasi kenaikan harga, dimana memicu ekspektasi bahwa suplai akan membanjiri pengiriman kontrak minyak di wilayah Midwest. Meskipun harga minyak Brent berhasil naik, namun harga minyak mentah AS justru anjlok setelah tersiar kabar bahwa Seaway Crudi Oil Pipeline Company LLC telah menyelesaikan proyek penambahan jalur pipa minyak yang memiliki kapasitas pengiriman hingga 400,000 barel per hari (bph). Jalur pipa sejauh 500 mil dengan menggunakan pipa berdiameter 30 inci antara Cushing, Oklahoma dan Gulf Coast telah selesai, sehingga kapasitasnya dapat ditingkatkan menjadi sekitar 175.000 barel per hari. Harga minyak mentah AS turun $1.45 menjadi $95.23 per barel, sementara harga minyak mentah Brent naik 48 sen menjadi $112.90 per barel.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar