Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Kamis, 23 Juni 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 23 JUNI 2011

• Indeks saham AS merosot dari kenaikannya, harga obligasi pemerintah flat (tidak berubah) dari Rabu sebelumnya, setelah pertemuan FOMC The Fed AS semalam memutuskan kembali mempertahankan suku bunga sambil memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS, akan tetapi belum diperoleh tanda‐ tanda rencana stimulus (Quantitative Easing) akan dilanjutkan.
• The Fed AS mengatakan perekonomian AS akan tumbuh antara 2,7%‐2,9% tahun ini, turun dari proyeksi bulan April sebelumnya, antara 3,1%‐3,3%. Janji Putusan The Fed untuk melanjutkan suku bunga pada tingkat yang sangat rendah untuk jangka waktu yang panjang merupakan ruang bagi pelemahan dolar lebih lanjut – dan ini akan membuat pelaku pasar yang masih memiliki sentimen bullish akan mengurangi investasi mereka.
• Harga minyak pun naik, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus <LCOc1> ditutup naik $3,26 di $114,21/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1> naik $1,25 hingga $94.95 usai penutupan pasar NY.
• Bursa saham Wall Street turun rata‐rata sekitar 0,6% setelah The Fed menegaskan lambannya langkah pemulihan ekonomi. Sementara EURUSD juga turut merosot dari penguatannya setelah Ben Bernanke, dalam konferensi pers usai FOMC‐Meeting, menyatakan krisis utang Eropa yang mengarah pada default (gagal bayar) akan mengacaukan pasar keuangan dan dampaknya ke AS akan "cukup signifikan”. EURUSD bergerak di areal 1,4312 per pukul 05.45 WIB pagi ini, dibandingkan dengan penguatannya yang mencapai 1,4441 sebelum FOMC Meeting & konferensi pers Bernanke. Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia, naik sekitar 0,4%, karena menjadi target safe‐haven kembali. Sementara indeks obligasi AS bertenor 10 tahun <US10YT=RR> diperdagangkan tidak berubah dari Kamis sebelumnya, dengan yield masih di bawah 3%.
• Emas berhasil memecahkan kisaran perdagangannya belakangan ini, mempertahankan kenaikan dalam 6 dari 7 hari terakhir, setelah FOMC Meeting semalam cenderung mempertahankan kebijakan moneter yang ultra‐longgar dalam waktu yang lebih panjang. Harga emas di pasar spot naik hingga $1557.75/ons.
• Di Eropa, yield obligasi Yunani bertenor 2 tahun jatuh setelah pemerintah memenangkan voting untuk austerity measure baru, namun yield obligasi negara‐negara Eropa kecil lainnya masih tertekan dan obligasi Jerman masih mantap dengan kenaikannya di tengah masih tingginya kekhawatiran terhadap restrukturisasi utang.
• Perdana Menteri Yunani George Papandreou dan kabinet barunya memenangkan mosi percaya di parlemen Yunani Rabu lalu, namun ini hanya merupakan langkah awal, dan Yunani masih harus membuktikan pelaksanaan langkah‐langkah penghematan (austerity measure) drastis sebelum mendapat dana segar dari Uni Eropa dan IMF. Pasar telah mengantisipasi dan bereaksi positif terhadap hasil voting di Yunani, namun para pengamat mengkhawatirkan ini hanya fase mengambil nafas dari besarnya tekanan di Eropa terkait krisis utang di wilayah tersebut. Indeks saham Eropa, FTSEurofirst 300 <FTEU3.> pun kembali merosot, ditutup turun 0,5%, sementara indeks saham London FTSE 100 <.FTSE> turun 0,1%.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar