Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Senin, 19 September 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 19 SEPTEMBER 2011

• Bursa saham global menguat dalam rangkaian empat harinya Jumat lalu, tetapi euro anjlok dari harapan Eropa akhirnya mendapat jalan dari krisis utang regional yang mengimbangi ketakutan dari Yunani yang masih beresiko pada default (utangnya).
• Indeks Nasdaq mencatatkan kenaikan mingguan terbesarnya sejak Juli 2009, dan meningkatnya bursa saham global yang diperkirakan risk aversion telah merosot.
• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup meningkat 75.91 poin, atau 0.66 persen, ke level 11,509.09. Indeks Standard & Poor's 500 <.SPX> naik 6.90 poin, atau 0.57 persen, ke level 1,216.01. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> bertambah 15.24 poin, atau 0.58 persen, ke level 2,622.31.
• Investor mengekspektasi the Fed untuk mengambil langkah dalam menyesuaikan tingkat interest rates jangka panjang ketika para pengambil kebijakan bertemu pada Selasa dan Rabu untuk membantu menghidupkan kembali ekonomi AS yang terus melemah.
• Indeks MSCI's all‐country world equity <.MIWD00000PUS> menguat 0.7 persen, sementara itu indeks FTSE Eurofirst <.FTEU3> dari saham‐saham utama Eropa ditutup meningkat 0.6 persen ke level 937.85.
• Euro <EUR=> mengalami kinerja terbaik mingguannya terhadap dollar AS, meskipun anjlok 0.7 persen ke level $1.3785 Jumat lalu. Pengumuman Kamis lalu bahwa bank sentral utama dunia akan mendorong pendanaan dollar jangka pendek terhadap perbankan Eropa membawa aksi jual dollar yang mendorong euro.
• Treasuri AS sedikit meningkat harganya. Obligasi 10‐tahun Tresuri AS <US10YT=RR> menguat 6/32 pada harga dengan yield sebesar 2.06 persen.
• Harga emas rally karena suramnya sentimen konsumen AS yang menghidupkan kembali aksi beli pada safe‐haven assets. U.S. gold futures untuk pengiriman Desember <GCZ1> di settled naik $33.30 ke level $1,814.70 per ons. U.S. crude futures anjlok leboh dari 1 persen Jumat lalu karena ketidakpastian yang melingkupi krisis utang zona euro dan memburuknya outlook konsumen di AS yang mendorong pre‐weekend selling. U.S. crude oil <CLc1> ditutup anjlok 1.6 persen, atau $1.44, ke level $87.96 per barrel. Brent crude di London <LCOc1> berkurang 25 sen untuk di settle hanya disekitar level $112.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar