Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Jumat, 11 November 2011

IHSG OUTLOOK 11 NOVEMBER 2011


- Penurunan hari kemarin IHSG tidak setajam dibandingkan oleh Hangseng yang turun 4,4%, sedangkan IHSG hanya turun 1.9%.
- Asing kemarin net sell sebesar 1,1 milyard, dikarenakan ada transaksi di pasar negosiasi (crossing) saham BUMI sebesar 756 milyard, sehingga apabila dikeluarkan crossing tsb, maka nilai asing net sell sebesar 353 mi;yard, masih cukup besar, maka sebaiknya hati-hati juga, disamping nilai Rupiah terhadap USD melemah juga kemarin.
- Pagi ini dow Jones ditutup menguat hampir 1%, sehingga berpeluang IHSG naik kembali, namun mesti hati-hati karena aksi profit taking trader yang membeli saham kemarin, dan IHSG berada posisi yang belum cukup aman juga, karena akan berhadapan dengan resist pada level 3850-3875.
- Kemarin Gubenur BI menurunkan BI-rate sebesar 50 basic points, sehingga sangat baik dan berdampak posistif buat saham banking, property dan consumer.
- Saham-saham unggulan pada banking tidak jauh dari emiten besarnya yaitu BBCA, BMRI, BBRI dan BBNI.
- Saham Astra group juga layak untuk diperhatikan yaitu ASII, UNTR dan AALI.
- Sedangkan saham B-7 yang paling menarik adalah ENRG bila harga mendekati 150 ternyata mantul cukup kuat juga, sehingga ENRG berada support kuat pada level 150.
- Saham ADRO sangat menarik bila harga mendekati 2000, terbukti kemarin harga terbawah hanya menyentuh level 2025 saja.
- Harga Oil masih melesat ke level 97 usd, so batu bara masih boleh diperhatikan.
- Harga CPO naik diatas 2%, sehingga harga CPO mendekati 1000 usd/metric ton, sehingga kemarin terlihat harga saham berbasic CPO relative turun sedikit.

IHSG



UNTR



BUMI





Tidak ada komentar:

Posting Komentar