Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Selasa, 15 November 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 15 NOVEMBER 2011


• Bursa ekuitas global bersama dengan euro mengalami penurunan pada sesi awal pekan ini seiring berlanjutnya kekhawatiran investor pada prospek hutang Italia pasca lelang obligasi Italia. Kekhawatiran tersebut dipengaruhi oleh keraguan bahwa pemerintahan baru Italia dan Yunani pada akhirnya nanti akan dapat menangani krisis hutang Uni‐Eropa.
• Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa eropa akan mengalami kondisi terburuk sejak pasca Perang Dunia II, karena pemimpin Italia dan Yunani hanya memiliki sedikit waktu untuk menanggulangi kebangkrutan negaranya. Namun demikian Merkel tidak melontarkan ide baru untuk menangani krisis yang telah menyeret Portugis, Italia dan Yunani terpaksa meminta bailout untuk menjamin kelangsungan negaranya masing‐masing.
• Para ekonom mengatakan langkah‐langkah politik yang diambil oleh para pemimpin Uni‐Eropa belum dapat meredam tingkat ketidakpastian yang saat ini berkembang dalam berbagai aspek di Uni‐Eropa.
• Euro ditutup melemah 1,3% terhadap dollar AS ke 1.3622. Sementara itu dollar AS ditutup relatif stagnan di 77.12 setelah sempat melemah ke 76.81 terhadap yen, yang merupakan level terendahnya sejak upaya intervensi dari pemerintah Jepang.
• Dibursa WallStreet, indeks DowJones<.DJI> ditutup melemah 74.70 poin atau 0.61 % ke 12,078.98, indeks S&P500 <.SPX> turun 12.07 poin atau 0.96% ke1,251.78, sedangkan indeks Nasdaq <.IXIC> turun 21.53 poin atau 0.80% ke 2,657.22.
• Data ekonomi eropa juga turut menekan sentimen pelaku pasar, dimana industrial production untuk September mencapai penurunan terbesarnya sejak awal 2009, turun sebesar 2%.
• Bursa saham eropa melemah setelahl elang obligasi Italia yang memperlihatkan kurang antusiasnya sambutan dari investor untuk membeli obligasi negara tersebut. Indeks The FTSEurofirst 300 <.FTEU3> mengalami penurunan 0.9% ke 975.47 poin.
• Penjualan obligasi Italia bertenor 5‐tahun senilai 3 miliar euro, dinilai sangat kecil untuk standar Italia. Dalam penjualan tersebut, borrowing cost‐nya yang sebesar 6,29% dipandang cukup mahal oleh para ekonom yang melihatnya berada dalam posisi tidak berkesinambungan dalam rangka pendanaan kembali utangnya yang bernilai total 1,9 triliun euro. Imbal hasi obligasi Italia bertenor 10‐tahun <IT10YT=TWEB> naik 6.76%.
• Sementara itu pada saat yang sama, imbal hasil obligasi Spanyol bertenor 10‐tahun mengalami kenaikan diatas level 6% untuk pertamakalinya sejak ECB mulai aktif melakukan pembelian pada surat utang Spanyol pada Agustus silam. Imbal hasil obligasi Spanyol bertenor 10‐tahun <ES10YT=TWEB> naik ke 6.13%.
• Harga minyak dunia turun dipengaruhi rilis data industrial production Uni‐Eropa yang melemah, mempertegas kemungkinan resesi pada kawasan tersebut. Harga minyak Brent crude <LCOc1> ditutup melemah 2.27 USD ke 111.89 USD per barrel., sedangkan minyak jenis U.S. crude <CLc1> ditutup melemah 85 cents ke 98.14 USD per barrel.
• Harga emas ditutup melemah berlawanan dengan penguatan dollar AS, emas mengikuti kinerja aset beresiko lainnya. Volume perdagangan dilaporkan sebagai yang paling rendah sepanjang 2011 ini. Harga spot emas ditutup melemah 0.6% ke 1,776.39 USD per troy ounce.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar