Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Jumat, 11 November 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 11 NOVEMBER 2011


• Bursa saham Amerika, minyak dan euro berhasil rebound, sehari pasca pelemahan tajamnya pada sesi Rabu 09 November. Kekhawatiran investor terhadap kondisi Italia mulai mereda setelah Italia berhasil menjual obligasi jangka pendeknya. Italia berhasil menjual obligasi bertenor 1‐tahun dengan imbal hasil sedikit dibawah 7%. Saat ini yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah belum adanya kepastian mengenai siapa calon pemimpin baru Italia.
• Meskipun demikian, diperkirakan sudah mulai akan tercapai pemerintahan dari koalisi baru di Italia, mengikuti langkah Yunani yang mengangkat Lucas Papademos yang merupakan mantan wakil presiden ECB sebagai Perdana Menteri menggantikan George Papandreou. Dengan latar belakangnya, Papademos diharapkan akan dapat memuluskan bantuan keuangan untuk Yunani guna menghindarkan dari kondisi gagal bayar hutangnya.
• Euro dan bursa saham Amerika berhasil bangkit dari pelemahan tajam hingga 3% pada sesi Kamis, penguatan mana ditopang oleh absennya tambahan berita buruk mengenai krisis hutang Uni‐Eropa sementara disisi lain data ekonomi dirilis lebih baik dari ekspektasi. Hal tersebut terlihat dari volatilitas yang tinggi namun volume perdagangan tipis.
• Euro <EUR=> ditutup menguat 0.4% ke 1.3601. Jobless Claims pekan lalu mengalami penurunan sebesar 10.000 menjadi 390.000, merupakan level terendah sejak April silam, demikian berdasarkan laporan dari Departemen Ketenagakerjaan Amerika. Perkembangan yang tergambar dari data tersebut meningkatkan optimisme bahwa ekonomi mulai membaik dalam kuartal ketiga ini, dengan perbaikan pada sektor tenaga kerja yang vital.
• Sementara itu defisit perdagangan internasional Amerika pada September menyempit ke level terendahnya sejak Desember 2010 silam. Defisit mencapai 43,1 miliar USD atau turun dari data Agustus yang direvisi menjadi 44,9 miliar USD. Kondisi mana kemudian menurunkan minat investor pada aset safe haven, meskipun dalam jangka lebih panjang nampaknya investor masih akan terfokus pada perkembangan Uni‐Eropa.
• Indeks bursa saham The FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup melemah 0,3% ke 963.58 poin. Sedangkan indeks Dow Jones <.DJI> ditutup menguat 112.92 poin atau 0.96% ke 11,893.86, indeks S&P 500 <.SPX> naik 10.60 poin atau 0.86% ke 1,239.70 dan Nasdaq <.IXIC> naik 3.50 poin atau 0.13% ke 2,625.15.
• Harga obligasi pemerintah Amerika melanjutkan pelemahannya seiring rilis data jobless claims yang membaik dan defisit perdagangan Amerika untuk bulan September yang semakin menyempit.
• Sementara itu menguatnya sinyal‐sinyal akan berakhirnya deadlock pada kondisi politik di Italia juga turut menekan harga obligasi. Meskipun demikian aset‐aset safe haven diperkirakan masih akan menguat ditopang oleh berlanjutnya kekhawatiran mengenai kemampuan Italia mengatasi tingginya hutang.
• Harga minyak jenis Brent crude <LCOc1> naik 1.40 USD ke 113.71 USD per barrel sedangkan minyak jenis U.S. crude oil <CLc1> naik 2.04 USD ke 97.78 USD barrel.
• Harga emas turun lebih dari 1% ke 1759.60 USD per troy ounce menyusul naiknya kekhawatiran akan kondisi gagal bayar Yunani dan belum adanya penanganan hutang Italia, sebuah kondisi yang kemudian memicu likuidasi investor terhadap aset‐aset komoditas.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar