Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Jumat, 25 November 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 25 NOVEMBER 2011


• Euro sempat anjlok ke level terendah dalam kurun 7‐pekan terakhir terhadap dollar AS setelah pernyataan dari Kanselir Jerman ‐ Angela Merkel yang kembali menekankan bahwa pihaknya tidak mendukung peluncuran obligasi bersama Uni‐Eropa sebagai salah satu upaya perbaikan kondisi krisis. Pernyataan Merkel tersebut menambah kekhawatiran pelaku pasar bahwa para pemimpin Uni‐Eropa belum memiliki kesepahaman dalam rangka penanganan krisis hutang kawasan tersebut.
• Merkel terus menentang pemberlakuan obligasi bersama Uni‐Eropa, Merkel juga menentang perluasan peranan ECB sebagai the lender of the last resort, dalam kaitan membeli hampir semua obligasi negara‐negara yang bermasalah.
• Sebelumnya rilis data survei sentimen bisnis di Jerman ‐ Ifo, sempat menopang kinerja euro pada awal sesi perdagangan di Eropa. Namun demikian data tersebut belum cukup meredam kekhawatiran pelaku pasar mengenai kemungkinan resesi yang akan melanda kawasan Uni‐Eropa.
• Euro melemah 0,3% terhadap yen ke level terendah sejak 7‐pekan terakhir, mendekati level terendah dalam 1‐dekade terakhir yang sempat tercetak pada Oktober silam di 100.77 yen.
• Sementara itu perkembangan terakhir menunjukkan bahwa Perancis dan Jerman akhirnya setuju untuk mengakhiri perdebatan mengenai peranan ECB dalam menangani krisis hutang Uni‐Eropa. Presiden Nicolas Sarkozy dan Kanselir Angela Merkel pasca pertemuan dengan Perdana Menteri Italia Mario Monti bahwa mereka percaya pada independensi bank sentral dan tidak akan mengusik mandat ECB. Keduanya juga memberikan dukungan bagi Monti dalam rangka menangani tingginya hutang di Italia.
• Namun demikian pasar masih belum mendapat kejelasan pada langkah apa yang akan diambil pemimpin kedua negara dengan ekonomi terbesar di Uni‐Eropa tersebut berkaitan dengan penanganan krisis hutang kawasan. Kondisi ini masih menyimpan ketidakpastian yang masih berpotensi menekan aset‐aset beresiko terutama euro dan bursa ekuitas dunia.
• Emas ditutup relatif stagnan pada kisaran diantara level 1700 USD per troy ounce menyusul maraknya aksi bargain hunting pasca penurunan tajamnya dalam sepekan ini, ditengah volume perdagangan yang tipis berkaitan dengan libur nasional Amerika – Thanksgiving day. Harga spot emas tercatat menguat 0,1% ke 1694.25 USD per troy ounce.
• Bursa saham Eropa ditutup melemah seiring belum jelasnya penanganan krisis hutang Uni‐Eropa yang justru diselingi oleh perdebatan panjang antara para pemimpin mengenai peranan ECB untuk membantu penanganan krisis. Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup melemah 0,3% ke 899.50 poin.
• Sektor perbankan menjadi salah satu penggerak utama perdagangan pada sesi ini, saham bank asal Belgia – Dexia menguat 27.9% setelah adanya pernyataan dari Menteri Keuangan Perancis bahwa akan segera tercapai kesepakatan penjaminan bank‐bank bermasalah dalam beberapa hari kedepan
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar