Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Senin, 14 November 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 14 NOVEMBER 2011


• Bursa ekuitas global menguat sekitar 2% diiringi kenaikan euro terhadap dollar AS setelah hasil voting di Italia mengenai reformasi ekonomi sedikit meredakan kekhawatiran akan kemungkinan gagal bayar negara ekonomi terbesar ketiga Uni‐Eropa itu. Dalam beberapa sesi terakhir Italia menjadi fokus seiring meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah hingga level 7%. Hal tersebut kemudian memicu kekhawatiran investor bahwa Italia akan menjadi negara berikutnya yang terpaksa meminta bailout.
• Senat Italia menyetujui paket pemangkasan anggaran progresif yang disyaratkan oleh Uni‐Eropa, paket tersebut kemudian akan diteruskan ke parlemen rendah yang diharapkan akan dapat disetujui pada Sabtu 12 November ini. Persetujuan pada parlemen rendah akan menjadi salah satu pemicu dari pengunduran diri Perdana Menteri Silvio Berlusconi.
• Mantan Komisioner Uni‐Eropa – Mario Monti luas diprediksi akan menjadi pemimpin pemerintahan koalisi, langkah yang nampaknya akan diterima oleh pelaku pasar. Turut mendukung optimisme pelaku pasar adalah perkembangan di Yunani dengan diangkatnya Lucas Papademos sebagai Perdana Menteri, Papademos juga diterima oleh pelaku pasar secara luas, dan dipercaya akan dapat melancarkan bailout untuk Yunani.
• Akhir pekan lalu euro menguat 1,1% ke 1.3750, sementara itu dalam sepekan terakhir euro masih tercatat melemah 0,5% terhadap dollar AS dalam pelemahan mingguan berturut‐turut dalam 2‐minggu terakhir. Sementara itu dollar AS melemah 1,4% terhadap yen yang merupakan pelemahan mingguan terbesar sejak pertengahan Agustus silam.
• Namun demikian ekonom mengingatkan meskipun minat terhadap aset beresiko mulai menguat, namun pesimisme dan dan beberapa kekhawatiran yang mendasar masih akan terus mempengaruhi volatilitas pergerakan harga. Salah satu yang akan menjadi ujian bagi sentimen pelaku pasar adalah lelang obligasi Italia bertenor 5‐tahun senilai 3 milar euro, apabila berhasil diterima dengan baik oleh pelaku pasar maka risk appetite potensial terus melaju.
• Indeks bursa eropa ‐ The FTSEurofirst 300 <.FTEU3> berakhir menguat 2,1% ke 984.62, ditunjang oleh kenaikan saham‐saham perbankan Italia. Sedangkan indeks Dow Jones <.DJI> ditutup menguat 259.89 poin atau 2.19% ke 12,153.68, indeks S&P500 <.SPX> naik 24.16 poin atau 1.95% ke 1,263.85 dan Nasdaq <.IXIC> naik 53.60 poin atau 2.04% ke 2,678.75.
• Saham‐saham sektor keuangan yang sebenarnya masih sangat rentan terhadap eksposur pada surat utang asal Uni‐Eropa, menguat ditunjang oleh kenaikan saham Bank of America Corp dan JPMorgan Chase & Co, secara khusus indeks perbankan ‐ the KBW Bank index <.BKX> naik 2.1%. Sementara itu bursa saham global yang terangkum dalam MSCI's all‐country stock index <.MIWD00000PUS> naik 2.2%.
• Harga minyak menguat mengikuti sentimen positif di pasar lainnya, minyak jenis Brent crude untuk kontrak Desember <LCOc1> naik 45 cents ke 114.16 USD per barrel, sedangkan minyak jenis U.S. December crude <CLc1> naik 1.21 USD ke 98.99 USD per barrel.
• Harga emas menguat 1,5% pada sesi Jumat mengikuti penguatan bursa Wall Street seiring meredanya kekhawatiran akan kondisi Italia dan pembentukan pemerintahan baru Yunani. Dalam sepekan terakhir emas tercatat menguat 1,9% terhadap dollar AS ke 1787.75 USD per troy ounce.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar