Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Senin, 12 Desember 2011

IHSG OUTLOOK 12 DECEMBER 2011


- Dow Jones hari Jumat ini ditutup naik 1.55% setelah sehari sebelumnya turun sebesar 1.6%, dimana saat ini secara Tehnical analis Dow harus mampu tembus resist pada level 12.300.
- IHSG sendiri berhadapan pada beberapa level resist yaitu 3800… 3820… 3850…3875, sedangkan market spertinya kekeringan likuidasi, omzet transaksi yang cenderung sepi, dan stochastic berada pada area over bought.
- Minggu ini dari hari Senin sampai Sabut ini, berarti tanggal 12 s/d 16 Desember 2011, berarti berada pada posisi awal pertengahan bulan Desember 2011, sehingga kemungkinan market hanya ada peluang dari Minggu ini dan minggu depan, setelah tanggal 25 Desember biasanya market player sudah libur/cuti.
- Tanda-tanda window dressing belum nampak, kecuali IHSG berhasil break out dari level 3800-3820-3875, maka berpeluang menuju level 3972-4020, lebih jelas lihat chart IHSG.
- IHSG setelah 5 hari terakhir ini bergerak dalam range yang sempit 3728-3793, dengan dimeriahkan oleh beberapa saham kecil, sedangkan saham Blue chips bergerak dengan tanpa volume yang berarti.
- Minggu ini mari kita perhatikan apakah IHSG masih bergerak dengan range yang sempit 3730-3800, ataukah mampu bermain diatas 3800, let us see this game…
- Perhatikan saham ASII, GGRM dan BUMI sebagai pengendali IHSG saat ini, disamping beberapa saham BUMN yang biasanya akan melakukan window dressing menjelang akhir tahun.
- Kalau hari ini ASII dan GGRM melesat naik tinggi, berarti memberi peluang IHSG untuk bermain diatas 3800 kembali, namun jangan terlalu optimis dan pisimis, karena krisis Eropa masih menanti tanggapan dari Amerika pada hari Selasa ini, setelah Eropa Summit kemarin dengan hasil negara-negara Eropa yang akan mengetatkan anggaran belanja, dan akan menambah bantuan sebesar 200 milyard dollar.

IHSG



ASII



GGRM



ASRI



Tidak ada komentar:

Posting Komentar