Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Senin, 05 Desember 2011

OUTLOOK US & GLOBAL 5 DESEMBER 2011


• Bursa saham global ditutup menguat pada sesi Jumat akhir pekan lalu, mencatatkan diri sebagai performa mingguan terbaik sejak Maret 2009. Penguatan tersebut ditunjang oleh rilis data sektor ketenagakerjaan Amerika yang menggembirakan, dimana unemployment rate untuk November turun menjadi 8,6%. Data yang kemudian melandasi pandangan bahwa Amerika akan dapat menghindarkan diri dari kondisi resesi. Euro melemah akhr pekan lalu setelah menguat dalam 4‐sesi berturut‐turut.
• Pekan lalu, langkah bank sentral negara‐negara maju yang menjamin ketersediaan likuiditas dolar AS di pasar keuangan telah menopang kinerja positif pasar keuangan global. Sinyal bahwa pemimpin Uni‐Eropa tengah berjuang keras untuk dapat mencapai kesepakatan dalam pertemuan 09 Desember mendatang juga turut memberikan dukungan bagi kinerja bursa. Indeks bursa saham global yang terangkum dalam MSCI all‐country index <.MIWD00000PUS> ditutup menguat 0.2%, menguat 8% dalam sepekan terakhir, yang merupakan performa mingguan terbaik sejak Maret 2009.
• Bursa saham Amerika juga membukukan penguatan mingguan terbaik sejak Maret 2009, dimana indeks saham acuan S&P500 naik lebih dari 7,4% dalam sepekan terakhir. Pada sesi akhir pekan lalu, indeks saham Amerika relatif diperdagangkan stagnan, turun dari penguatan 1% pada awal sesi sebagai dampak dari aksi ambil untung pelaku pasar setelah indeks S&P500 gagal menembus technical resistance yang setara dengan 200‐day moving average‐nya.
• Indeks Dow Jones<.DJI> ditutup melemah 0.61 poin atau 0.01 % ke 12,019.42, indeks S&P500<.SPX> ditutup melemah 0.30 poin atau 0.02% ke 1,244.28, sedangkan Nasdaq <.IXIC> ditutup menguat 0.73 poin atau 0.03% ke 2,626.93. Sementara itu indeks dari bursa saham eropa <.FTEU3> ditutup menguat 1%.
• Data yang dilansir pemerintah Amerika memperlihatkan, terdapat penambahan tenaga kerja sekitar 120.000 pekerjaan pada November, sementara itu pengangguran turun ke level terendah dalam kurun 2‐1/2 tahun terakhir 8,6%, menguatkan sinyal‐sinyal perbaikan ekonomi. Data‐data tersebut turut menunjuang sentimen positif pelaku pasar setelah pada pekan lalu data aktifitas manufaktur juga mencapai level tertinggi sejak 5‐bulan terakhir.
• Akhir pekan lalu euro melemah terhadap dolar AS untuk pertama kalinya dalam 5‐sesi terakhir. Para analis memperkirakan investor melakukan aksi ambil untung untuk berjaga‐jaga menghadapi berbagai kemungkinan dari beberapa event yang akan digelar pekan depan. Euro ditutup melemah 0,5% pada sesi Jumat, namun mencatat penguatan 0,5% terhadap dolar AS ke 1.3391 dalam sepekan terakhir.
• Pasar diperkirakan tetap akan mengamati dengan seksama perkembangan Uni‐Eropa, dimana para trader mengungkapkan adanya spekulasi kemungkinan pemangkasan peringkat kredit Spanyol. Sementara itu The European Central Bank diperkirakan akan memangkas suku bunga pekan depan, sebuah langkah yang berpotensi menekan kinerja euro.
• Harga minyak ditutup menguat menyusul rilis data sektor ketenagakerjaan Amerika yang mendukung proyeksi permintaan pasar akan minyak, serta ditunjang juga oleh meningkatnya tensi geopolitis berkaitan dengan program nuklir Iran. Minyak jenis ICE January Brent crude <LCOF2> ditutup menguat 0,87% ke 109.94 USD per barrel.
• Emas juga menguat dalam sepekan terakhir, membukukan penguatan mingguan terbesar dalam lebih dari 1 bulan terakhir. Pada sesi Jumat, harga spot emas <XAU=> tercatat menguat 0,2% ke 1,744.19 USD per troy ounce.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar