Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Selasa, 06 Desember 2011

IHSG OUTLOOK 6 DESEMBER 2011


- Hari ini listing perdana saham PT. AMB Investama, berikut ini sedikit cuplikan beritanya dari berbagai sumber :
Underwriter : Macquarie, Mandiri Sekuritas
Industri : Sumber daya dan infrastruktur energi
Penawaran : 28 - 30 November 2011
Listing : 6 Desember 2011
Saham ditawarkan : 550.633.000 lbr
Nominal : 100 IDR
Harga : 3,250 - 4,650 DR
Harga IPO ABM Investama Rp 3.750 Per Saham
ABM melepas 550,6 juta saham atau senilai dengan 20% saham total perusahaan dengan harga perdana
Rp3.750 per lembarnya. Maka dalam IPO ini, ABM dapat maraup dana segar dari investor sekurangnya Rp2,1
triliun.
Pada harga perdana tersebut, saham ABM divaluasi cukup murah jika dibandingkan dengan PT United Tractors (UNTR), misalnya. Sebagai perbandingan, saat ini price earning ratio ABM sekitar 9 kali, sedangkan UNTR sudah berkisar 15 kali.
- Kemarin sektor yang terlihat mendominasi IHSG adalah saham-saham property, seperti ASRI, KIJA, COWL, dsb, ditambah beberapa saham kecil yang kenaikannya spectakuler seperti POLY, RAJA, MYOH, DOID, dlsb.
- Sedangkan volume transaksi IHSG relative sepi dan kecil, sehingga Bandar lebih mudah memainkan saham-saham kecil tsb.
- Pagi ini Dow ditutup menguat 0.65%, sehingga berhasil ditutup semakin mendekati level 12.300, artinya bila Dow berhasil tembus level 12.300, maka IHSG akan mencoba menembus level 3850-3875 kembali.
- Namun sebaliknya hati-hati bila Dow tidak mampu tembus 12.300, berarti IHSG juga tidak akan mampu tembus level 3850-3875, namun sepnjang tidak ada penjualan yang agresif maka koreksi dianggap sebagai koreksi yang sehat.
- Hari ini sebagai arah index masih tetap melihat kepada dow fut, index asia dan saham-saham papan atas, seperti ASII, BMRI, BBRi, BBCA, UNTR, ITMG, GGRM, dsb. Dengan kecenderungan naik terbatas.

POLY



COWL



ASRI



Tidak ada komentar:

Posting Komentar