Semua tulisan di blog ini

Semua tulisan di blog ini
Semua tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham/obyek trading Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hatilah dalam melakukan trading dan investasi.

Senin, 20 Februari 2012

OUTLOOK US & GLOBAL 20 FEBRUARY 2012


• Bursa saham dunia menembus level tertinggi 6,5 bulan dan euro terapresiasi pada hari Jumat ditengah harapan Yunani akan segera memperoleh dana bailout yang telah lama ditunggu‐tunggu agar dapat terhindar dari resiko default. Harga obligasi pemerintah AS dan Jerman terkoreksi setelah para pemimpin zona euro terlihat optimis bahwa paket bantuan senilai 130 milyar euro untuk Yunani dapat ditandatangi pada hari Senin ini.
• Ekuitas di Eropa menembus level tertinggi 6 bulan ditopang oleh melonjaknya saham‐saham perbankan. Namun pelaku pasar di Wall Street terlihat berhati‐hati, menjelang libur panjang akhir pekan di AS, dimana pasar AS akan tutup pada hari Senin berkenaan dengan hari libur nasional, President’s Day. Indeks S&P 500 naik tipis, melanjutkan rally‐nya yang telah mendorong indeks naik lebih dari 23% sejak menyentuh low Oktober sedangkan saham sektor teknologi talah menekan indeks Nasdaq hingga ditutup melemah.
• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 45.79 poin atau 0.35% dan ditutup di 12,949.87, sementara Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 3.19 poin atau 0.23% ke 1,361.23. Namun Nasdaq Composite Index <.IXIC> berakhir melemah 8.07 poin atau 0.27% di 2,951.78. • BursaduniayangterangkumdalamMSCIAll‐CountryWorldindex<.MIWD00000PUS>naik0.7%keleveltertinggisejakAgustus.
Di bursa Eropa, FTSEurofirst 300 index dari saham‐saham utama Eropa, ditutup naik 0.59% di 1,083.22 poin. FTSEurofirst 300 menutup pekan kemarin dengan naik 1.8%. Saham perbankan menjadi pemicu utama naiknya indeks, dengan Societe Generale <SOGN.PA>, naik 6.5% dan Credit Agricole <CAGR.PA>, naik 4.7%.
• U.S. crude oil <CLc1> naik 0.9% dan ditutup di $103.24 per barel, mencatat harga penutupan tertinggi sejak bulan Mei. Sedangkan harga Brent crude oil <LCOJ2> turun 0.44% di $119.58, setelah investor melakukan aksi ambil‐untung pasca rally‐nya dalam 4 sesi berturut‐turut.
• Euro naik 0.2% ke $1.3162, setelah menembus level terendah 3 pekan di $1.2973 pada hari Kamis sebelumnya. Euro masih tercatat melemah 0.4% terhadap dolar dalam sepekan kemarin. Sedangkan terhadap yen Jepang, mata uang tunggal Eropa tersebut tercatat naik 0.92% ke 104.57.
• Seiring meningkatnya minat terhadap aset beresiko, obligasi pemerintah AS untuk tenor 10tahun turun 4/32 dengan yield naik ke 1.998%. German Bund futures <FGBLH2> turun 70 poin ke 138.33 setelah Reuters melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan kemungkinan obligasi Yunani dipegang oleh bank sentral nasional zona euro untuk dikenakan kerugian yang sama dengan investor swasta.
• Sementara itu data menunjukkan inflasi AS mencatat kenaikan tertinggi dalam 4 bulan di periode Januari yang mendorong minat pada sekuritas yang terlindung dari inflasi, meskipun hal ini tidak banyak berdampak pada saham.
(vaf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar